28 Jun 2020 20:35

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Herman Deru : Tantangannya Tidak Sederhana

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Herman Deru : Tantangannya Tidak Sederhana

Kaganga.com,Palembang - Terpilihnya Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) sebagai salah satu dari enam yang telah dipilih oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang disambut baik oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru

Dalam sesi jumpa pers di Stadion Gelora Sriwijaya akabaring, dirinya mengatakan ada kemungkinan dari enam stadion yang dipilih Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Fédération Internationale de Football Association (FIFA) bakal mengerucut pelaksanaannya hanya di empat lokasi di Indonesia.

"Tantangannya tidak sederhana GSJ jadi tuan rumah piala dunia u-20, tadinya kita malah tidak masuk nominiasi. Kemudian Asprov mendatangkan PSSI, ternyata atas kunjungan mereka setelah meninjau tertarik dengan lapangan kita. Masuk 11 besar, screening kajian lagi masuk 6 besar," katanya usai melakukan kunjungan ke JSC Palembang bersama
bersama Ketua PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Sumsel Ucok Hidayat , dan Sekertaris Daerah (SekDa) Ratu Dewa, Minggu (28/06/2020).

Dalam kesiapan menyambut penyelenggaraan even internasional di Stadion GSJ Palembang. Hal paling penting adalah pembenahan termasuk kesadaran diri masyarakat. Apalagi situasi mendatang kemungkinan masih ada pandemik COVID-19 yang jadi tanggung jawab semua pihak.

"Urusannya bukan dalam stadion saja, tapi masyarakat dan hospitality termasuk dari pemerintah kota dengan mengikuti kebijakan dari FIFA. Karena mungkin tidak masuk semua. Dari kandidat enam itu mungkin ada ketentuan jadi empat," jelasnya.

"Tetapi paling penting, dengan Stadion GSJ menjadi tuan rumah. Keuntungannya adalah publik lokal maupun internasional menilai Sumsel dan Indonesia sudah mampu menangani penularan serta menghapus stigma negara tentang penyebaran COVID-19,"

Deru mengungkapkan, bila masyarakat turut berbenah pasca hiruk pikuk wabah COVID-19. Dirinya yakin even piala dunia u-2020 jadi stimulan perekonomian di Sumsel khususnya Palembang. Termasuk memperbaiki kondisi aktivitas sosial dan kepariwisataan daerah.

Mengenai kendala dalam kesiapan, sambungnya, semua wilayah juga menghadapi permasalahan utama yakni faktor keuangan. Namun kondisi tersebut jangan membuat semua pihak berserah diri.

"Ada investor atau ada dari bantuan corporate, swasta, dan bumn akan kita libatkan," ungkapnya.

Selain itu, Keunggulan Stadion GSJ menjadi tuan rumah piala dunia U-20 terbukti dari lapangan yang memadai dan memenuhi syarat. "Tuan rumah harus ada stadion utama untuk pertandingan dan 4 lapangan latihan. Kita ada 2 lapangan atletik, baseball dan panahan, tinggal upgrade dan sifatnya maintance saja," terangnya.

Sementara Ketua PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Sumsel Ucok Hidayat menambahkan, selain Stadion GSJ di Jakabaring. Keberadaan Stadion Bumi Sriwijaya juga dapat menyokong fasilitas. Apalagi jika klub asal Sumsel ingin latihan dapat memanfaatkan lokasi tersebut untuk training dan pemanasan.

"Pada dasarnya semua lapangan sudah siap tinggal melakukan perbaikan renovasi sesuai dengan tinjauan. Artinya dispora, PSSI dan JSC sudah membuat timeline infrastuktur yang kita ajukan dan konsultasikan kepada PSSI dan FIFA. Kami berharap pada Maret lapangan sudah di kosongkan dan sertifikasi lapangan steril. Karena even ini dilaksanakan dua bulan," pungkasya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Piala Dunia U-20 GSJ

Komentar