19 Mei 2017 16:37 | 40

Muddai: Kualitas Atlet di ISG Baku Lebih Ketat

Muddai: Kualitas Atlet di ISG Baku Lebih Ketat

Kaganga.com, Baku - Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang juga wakil ketua CDM Indonesia di Islamic Solidarity Games (ISG) IV, Muddai Madang mengatakan bahwa raihan medali tim Indonesia sudah sesuai dengan yang ditargetkan.

Menurutnya, selain memang atlet timnas sedang persiapan untuk ajang SEA Games di Malaysia, kualitas atlet peserta yang turun di ISG IV di Baku Azerbaijan ini juga sangat ketat dibanding ISG sebelumnya.

"ISG kali ini kualitas atletnya jauh lebih ketat dibanding sebelumnya. Artinya, atlet yang berlaga sekarang ini banyak yang malang melintang di Eropa," ungkap Muddai, di sela acara jamuan makan malam bersama atlet timnas Indonesia, di Atatur Park Baku, Azebaijan.

Sementara itu, pelatih tim renang Indonesia Albert C Sutanto mengungkapkan, medali emas pertama tim Indonesia diraih oleh Nathaniel Gagarin di nomor 200 meter gaya dada putra.

"Kalau kita lihat itu sebetulnya bukan suatu target, tapi secara mengejutkan Gagarin mampu bersaing dan menangnya pun sangat sedikit. Jadi sangat menggembirakan karena ini emas pertama buat kita," ungkap Albert.

Lanjutnya, emas kedua diraih oleh I Gede Siman Sudartawa. Di nomor ini memang ditargetkan dan ada target lain yaitu rekor nasional. Namun di 100 meter gaya bebas ini, Siman hanya terpaut 13/100 detik dari rekor nasional.

"Disini sulit sekali, kita melawan perenang dari Turki, Syria, kemudian dari tuan rumah sendiri Azerbaijan. Jadi medali emas ini sangat berharga buat kita dan ditutup dengan medali emas ketiga juga dari I Gede Siman Sudartawa di nomor 50 gaya punggung dan juga memecahkan rekor nasional. Itu memang luar biasa sekali," tuturnya.

Penulis : Ines Alkourni

Tag : ISG IV Azerbaijan

Komentar