14 Sep 2018 21:00

Muddai : Wacana untuk Kembali ke BUMD itu adalah Langkah yang tidak Tepat.

Muddai : Wacana untuk Kembali ke BUMD itu adalah Langkah yang tidak Tepat.

Kaganga.com, Palembang - Adanya isu yang beredar luas tentang saham dan kepemilikan Sriwijaya FC semakin menjadi perdebatan Publik, dengan hal ini Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan peraturan Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Salah satu isinya adalah pelarangan penggunaan dana hibah dan bantuan sosial secara berulang setiap tahun. Sebab saat itu, klub sepakbola yang dimiliki beberapa pemerintah daerah masih belum mandiri.

Penegasan tentang aturan ini secara spesifik, adalah dengan dikeluarkannya Permendagri Nomor 32 tahun 2011 yang secara tegas melarang dana APBD digunakan klub sepakbola oleh Pemerintah Daerah.

Sriwijaya FC telah memulai era profesionalnya pada 2009, sebelum aturan tersebut ditegaskan. Caranya dengan membentuk PT Sriwijaya Optimis Mandiri atau SOM yang sampai saat ini menaungi klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan.

"Jadi wacana untuk kembali ke BUMD atau diurusi lagi Pemprov itu adalah langkah yang tidak tepat. Kita akan mundur dan tata kelola sepakbola yang disyaratkan FIFA atau AFC akan kita langgar," kata Direktur Utama PT SOM, Muddai Madang.

Menurutnya, masuknya investor tidak akan menghilangkan entitas yang dimiliki Sriwijaya FC sebagai klub milik masyarakat Sumatera Selatan. Malah, akan semakin meningkatkan citra Sriwijaya FC dan masyarakat serta pendukungnya di kancah internasional.

Lanjutnya, setelah masuknya investor, pemain level dunia bermain untuk Sriwijaya FC di musim depan, Seperti Essien yang musim lalu bermain untuk Persib Bandung. Tentu akan menjadi kebanggaan bagi seluruh stakeholder, termasuk masyarakat.

"Jadi kita harus berorientasi kedepan, jangan terus-terusan di politisir. Sriwijaya FC ini klub besar, tetap menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel yang dikelola orang yang lebih profesional dan bisa membawa kita maju," jelasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : SFC muddai madang

Komentar