Kaganga.com,PALEMBANG – Pelatih Sumsel United, Mohammad Nasuha, mengungkap motivasi yang disampaikannya kepada para pemain saat Laskar Juaro tertinggal 0-2 dari PSMS Medan pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (13/9/2026) sore.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Sumsel United justru harus kebobolan dua gol pada babak pertama. Nasuha mengaku sempat terkejut dengan kondisi tersebut.
Namun, ia meminta para pemain tidak menyerah dan mengingatkan bahwa mereka bermain di kandang sendiri.
“Yang pasti memotivasi pemain karena dalam keadaan tertinggal dua gol itu tidak mudah. Saya bilang kita ini main di kandang, ini di rumah kita. Jadi jangan sampai kita kalah,” ungkap Nasuha.
Motivasi tersebut mampu membangkitkan permainan Sumsel United. Memasuki babak kedua, Laskar Juaro tampil lebih agresif hingga berhasil mencetak dua gol dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Meski berhasil comeback, Nasuha mengakui hasil tersebut belum memuaskan karena Sumsel United bermain di kandang dan menargetkan kemenangan.
“Secara hasil tentunya kita kurang memuaskan karena kita main di kandang. Tapi ini pertandingan pertama bagi kami. Apalagi dalam keadaan tertinggal 2-0 itu akan lebih sulit untuk bisa bangkit. Tapi Alhamdulillah di babak kedua kita bisa menyamakan kedudukan,” ujarnya.
Nasuha juga menyoroti komunikasi di lini belakang yang menjadi salah satu evaluasi setelah timnya kebobolan cepat.
“Kurang sedikit komunikasi antara pemain belakang menjadi sedikit kita lengah sehingga di menit awal tim ini kebobolan. Tentunya itu menjadi evaluasi kita ke depannya supaya bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Di sisi lain, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui timnya gagal mempertahankan keunggulan setelah tampil dominan pada babak pertama.
PSMS yang sempat unggul dua gol harus kehilangan momentum setelah Sumsel United mencetak gol pada awal babak kedua. Kondisi semakin sulit setelah kiper Rudi Nurdin Rajak menerima kartu merah.
“Kita tetap bersyukur bermain sudah maksimal dan hasil satu poin kita positif. Di babak kedua kita lengah di menit pertama sehingga terjadinya gol untuk Sumsel United. Ditambah satu gol lagi, ditambah lagi ada kartu merah,” kata Eko.
Gelandang PSMS, Manahati Lestusen, juga mengakui timnya sebenarnya membidik tiga poin dalam laga tandang tersebut.
“Kita di sini fokus untuk meraih tiga poin. Mungkin next pertandingan kita perbaiki apa yang tadi kekurangan kita,” ujar Manahati.
PSMS Medan membuka keunggulan melalui Phillerson Natan Silva De Oliveira saat laga baru berjalan lima menit. Keunggulan dua gol kemudian berhasil dipertahankan hingga turun minum.
Namun, Sumsel United bangkit pada babak kedua dan mencetak dua gol untuk mengakhiri laga dengan skor 2-2.
Hasil tersebut membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027.
Editor : Inesalk
Tag : Sumsel United