17 Apr 2017 21:55 | 36

Sesmenpora: PT LIB Akan Ditindak Tegas

Sesmenpora: PT LIB Akan Ditindak Tegas

Kaganga.com, Jakarta- Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto kecewa berat dengan kabar PT Liga Indonesia Baru yang bersikukuh mengizinkan Michael Essein dan Carlton turun bermain meski tak memiliki KITAS. Kemenpora akan menindak tegas PT LIB.

Kick off Liga 1 resmi digelar pada Sabtu (15/4/2017) dtandai dengan laga Persib Bandung dengan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dalam laga itu, Persib menurunkan Essien dan Carlton.

Munculnya dua pemain di tengah lapangan pun berbuntut masalah. Sebab, Essien dan Carlton jelas-jelas belum mempunyai Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

BOPI yang mengirimkan perwakilannya ke Bandung pun membenarkan adanya pelanggaran yang dilakukan operator. Kendati siang hari sebelum kick off, BOPI mendapat telepon dari PT LIB yang meminta adanya toleransi agar marquee player Persib itu bisa dimainkan.

Toleransi tak didapatkan, PT LIB kemudian menghubungi Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Gatot mengakui ada permintaan izin dari PT LIB untuk memainkan Essien dan Carlton di laga pembuka kompetisi tersebut. Waktu itu, Kemenpora meminta syarat agar PT LIB mengantongi jaminan dari instansi terkait, kantor Imigrasi dan tenaga kerja. 

Dalam komunikasi itu, Kemenpora mempertegas jika pihaknya tetap pada kesepakatan awal yang melarang pemain asing tanpa KITAS diturunkan dalam laga. Namun, hal itu bisa saja berubah asal operator mendapat jaminan dari instasi terkait seperti Imigrasi dan Tenaga Kerja. "Sabtu (15/4) itu Bapak Berlinton Siahaan (direktur PT LIB) memang menelepon Bapak Noor Aman (Ketua BOPI) untuk meminta toleransi itu. Tetapi, beliau tidak bisa memutuskan dan kemudian menelpon saya. Saya bilang jika ketentuan yang sudah ditetapkan BOPI harus dipatuhi dan tidak ada toleransi seperti itu," kata Gatot, Senin (17/4).

"Tetapi, saya bilang coba koordinasi dengan instasi terkait, seperti Imigrasi dan tenaga kerja. Karena setahu saya kasus seperti itu jika tidak ada KITAS tidak boleh. Saya tunggu sampai sore tetapi tidak ada keterangan dari PT LIB. Ternyata dimainkan. Makanya, saya bilang kepada BOPI untuk menegur, jadi jangan mentang-mentang dikasih toleransi tetapi begitu. Kan kalimat saya jelas, silakan asal dari lembaga terkait mengizinkan. tapi Bapak Berlinton tidak telepon saya," katanya.

Baik BOPI maupun Kemenpora, disebut Gatot, tetap pada kesepakatan awal. Pihaknya akan menindak tegas dan menagih surat jaminan yang diminta sebelumnya kepada PT LIB. "Karena di peraturan tidak ada pengecualian untu Essein atau Cole hanya karena mereka Marquee player. Jadi ini yang perlu diluruskan. Kami menagih pada pihak LIB bisa tidak meminta jaminan kepada isntasi terkait. Tanpa jaminan itu aturan BOPI tetap harus ditegakkan," katanya.

Gatot mengatakan saat ini dirinya tidak membicarakan sanksi. Yang jelas tanpa surat jaminan itu siapapun tidak bisa menurunkan pemain asingnya tanpa KITAS. "Pokoknya ditunggu oleh BOPI secepatnya. Ada tidak toleransi dari pihak ke sana. Kecemburuan klub lain? iya, kan tidak ada ketentuan ini untuk marquee player dan ini berlaku untuk cabor apapun," ujar dia.

Editor : Gaara Nasution

Tag : Sekretaris Menpora Gatot S Dewa Broto PT Liga Indonesia Ba PT LIB Kitas

Komentar