21 Jul 2019 19:35

APBD P ME Diprediksi Naik 5,6%

APBD P ME Diprediksi Naik 5,6%

Kaganga.com, Muara Enim - Bupati dan DPRD Muara Enim (ME) telah mengesahkan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS) Muara Enim tahun anggaran 2019, Jumat (19/7).

           Pada KUPA PPAS tersebut, pendapatan Muara Enim pada APBD Perubahan tahun 2019 diprediksi naik sebesar 5, 62 persen atau Rp 158.511.530.774 dari Rp 2.821 triliyun lebib menjadi Rp 2.980 triliyun lenih.

             Prediksi kenaikan itu disampaikan Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH mewakili Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, pada rapat paripurna pengesahan KUPA PPAS APBD tahun 2019 dipimpin Ketua DPRD, Ariesh HB SE.

             Rapat peripurna itu dihadiri Sekda Muara Enim, Ir H Hasanudin MSI, para asisten, kepala dinas, kepala badan, Kabag, Kabid, camat di lingkungan Pemkab Muara Enim.

           Pada rapar paripurna itu, Wakil Bupati mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Muara Enim mengalami kenaikan sebesar 46,34 persen dari semula Rp 227.483 miliyar lebih naik menjadi sebesar Rp 332.895 miliyar lebih.

            Menurutnya, kenaikan itu bersumber dari pajak daerah yang meningkat sebesar 54,31 persen, retrebusi daerah yang berkurang sebesar 17,78 persen dan hasil pengelolaan dan hasil perusahaan milik daerah yang meningkat sebesar 7,08 persen. 

           Dijelaskannya juga dana perimbangan mengalami kenaikan sebesar 1,89 persen, semula sebesar Rp 2.055 triliyun lebih menjadi sebesar Rp 2.094 triliyun lebih. Kenaikan itu bersumber dari bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak yang meningkat sebesar 3,59 persen.  

            Belanja daerah, lanjutnya, pada anggaran tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 14,64 persen atau sebesar Rp 412.348 miliyar lebih. Semula belanja daerah sebesar Rp 2.815 triliyin lebih meningkat menjadi Rp 3.227 triliyun lebih. 

            Perubahan belanja daerah tersebut, lanjutnya dialokasikan membiayai dua kelompok belanja yakni belanja tidak langsung mengalami kenaikan 7,04 04 persen atau sebesar Rp 89.986 miliyar dari semula Rp 1.278 triliyun meningkat menjadi Rp 1.368 triliyun.

            Belanja langsung meningkat menjadi 20.97 persen menjadi sebesar Rp 322.362 miliyar dari semula Rp 1.537 triliyun naik menjadi Rp 1.859 triliyun. 

             Penggunaan belanja langsung lanjutnya, dialokasikan untuk memenuhi penyelenggaraan pemerintahan pada 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan yang dilaksanakan oleh 58 perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muara Enim. 

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : APBD P muara enim

Komentar