11 Okt 2018 18:10

BBM Naik, Elpiji Langka. Legislator Sumsel Angkat Bicara

BBM Naik, Elpiji Langka. Legislator Sumsel Angkat Bicara

Kaganga.com, Palembang - Belum lagi selesai masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi, saat ini juga terjadi kelangkaan gas elpiji tabung 3 kilogram. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Sumsel Ir Holda MSi menyampaikan keprihatinan dari sekelumit masalah oleh pemerintah. Dirinya menilai kenaikan BBM yang terjadi saat ini dirasa sangat tidak tepat waktu.

"Indonesia baru saja mengalami bencana nasional, dengan adanya kenaikan BBM malah menambah beban masyarakat, khususnya di daerah yang baru saja terkena bencana," ujar Holda saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (11/10/2018).

Bukan hanya kenaikan BBM, masalah kelangkaan elpiji juga akan memperparah kondisi di masyarakat. Apalagi bahan bakar dan elpiji itu merupakan sendi penggerak hidup di masyarakat.

"Kalau BBM naik, elpiji langka otomatis semua bahan baku naik. Kebutuhan rumah tangga, industri juga akan meningkat, sementara daya beli masyarakat semakin menurun," tegas Politisi Demokrat ini.


Oleh karena itu, dirinya berharap ada solusi konkrit dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bbm dan stok gas elpiji agar masyarakat tidak kesusahan, khususnya rumah tangga dan umkm.

"Mudah-mudahan pemerintah ada solusi dengan terobosan atau kebijakan yang lebih pro rakyat. Karena saat ini kita sedang fokus untuk membantu saudara kita yang terkena dampak bencana. Dalam waktu dekat insyaallah kita akan panggil Pertamina sebagai mitra terkait untuk meminta penjelasan dari masalah ini," tukasnya.

Salah satu warga Kertapati, Anton Wijaya mengeluhkan kelangkaan gas elpiji yang terjadi di sekitar wilayah Kertapati.

"Wajarlah agak susah sekarang dicari (red:gas elpiji). Kalau sekarang ada yang jual 22 ribu biasonyo 20 ribu," singkatnya.

Penulis : Achmad Fadhil
Editor : Riki Okta Putra

Tag : BBM Naik Elpiji Langka

Komentar