9 Ags 2018 19:15 | 16

DPRD Tak Hadiri FGD RPJMD Visi Misi Bupati Terpilih

DPRD Tak Hadiri FGD RPJMD Visi Misi Bupati Terpilih

Kaganga.com, Muara Enim - Pimpinan maupun anggota DPRD Muara Enim tidak  menghadiri acara Focus  Grup Discussion (FGD) penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Muara Enim tahun 2018-2023 paparan visi, misi dan program stretegis Bupati dan Wakil Bupati  terpilih yang diselenggarakan Bappeda Muara Enim, Kamis (9/8).

                Kegiatan yang digagas Kepala Bappeda Muara Enim, DR Ir H Abdul Nadjib MM itu,  diduga sebelumnya tidak melakukan koordinasi dengan DPRD Muara Enim. Karena saat ini  wakil rakyat tersebut tengah konsentrasi melakukan pembahasan APBD Perubahan  Muara Enim tahun 2018. 

                Acara yang dibuka Penjabat Bupati Muara Enim, Teddy Meilwansyah SST MM itu, dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Ir H Ahmad Yani MM dan H Juarsah SH.

               Kemudian Sekda Pemkab Muara Enim, Ir H Hasanudin MSI selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Selanjutnya menghadirkan tim Penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Muara Enim dari Universitas Sriwijaya Palembang. 

               Selanjutnya, tim penyusunan RPJMD dari kementerian Dalam Negeri, Bappeda Provinsi Sumsel, Kepala Organisasi Perankat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Muara Enim, pimpinan perusahaan BUMN, BUMS dan BUMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perguruan tinggi serta organisasi kewanitaan.

              Pada acara diskusi tersebut, Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Ir H Ahmad Yani MM dan Ishak Juarsah SH, telah memaparkan visi dan misinya yang nantinya akan diakomodir pada penyusunan RPJMD 2018-2023.

             Dalam paparannya, Ahmad Yani memberikan penegasan kepada TAPD dan OPD agar RPJMD yang disusun  tidak hanya copi paste. Melainkan dituangkan dalam narasi yang jelas , mudah dicernam. Sehingga mudah dilakukan aksi nyata.

             “Harapan kami RPJMD kedepan penuh harapan baru, inovatif dan jelas. Memiliki ide yang jelas, gagasan yang jelas dan dituangkan dalam tulisan narasi yang jelas. Tidak penuh dengan multi tafsir sehingga bisa jadi aksi nyata,” pinta Ahmad Yani.

                  Menurutnya, dimasa kepemimpinannya, dia ingin membangun Muara Enim dalam mensejahterakan masyarakat mulain dari rahim sampai mati. “Pola  yang kami lakukan aksi pergerakan melaksanakan semua program dengan melibatkan masyarakat disetiap kegiatan,” jelasnya.

                  Pada pelaksanaan program  pembangunan tersebut, lanjutnya, posisi Pemda dalam segala hal berpihak pada masyarakat. Dia juga meminta terhadap pelayanan public perlu perubahan secara mendasar.              

                Sementara itu, PJ Bupati Muara Enim, Teddy Meilwansyah SSTP MM, mengatakan RPJMD merupakan    dokumen perencanaan yang diamanatkan  UU RI nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan diatur dengan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor  86 tahun 2017, tentang tata cara perencaaan, pengendalian  dan  evaluasi pembangunan  daerah.

                 Menurutnya, RPJMD adalah dokumen perencanaan daerahuntuk periode 5 tahun dan merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah.

               Kepala Bappeda Muara Enim, Dr Ir H Abdul Nadjib MM, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa anggota dewan telah diundang untuk menghadari acara yang diselenggarakan tersebut. “Mereka sudah kita undang, dan sudah saya kontak langsung. Tetapi mereka tidak hadir karena ada kegiatan dewan,” jelas Nadjib ketika dijumpai di sela sela acara tersebut.

            Selaku panitia penyelenggara, Nadjib pada laporannya dalam acara itu mengatakan dasar penyelenggaran kegiatan tersebut UU nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Kemudian Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah. 

               Dijelaskannya, tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut sebagai bahan masukan dalam penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Muara Enim tahun 2018-2023 sebagaimana amanat Permendagri nomor 86 tahun 2017.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Muara Enim Bupati Terpilih

Komentar