15 Feb 2021 19:05

Lantik Kepengurusan DPW PKS Sumsel, Presiden PKS Beri Catatan Penting

Lantik Kepengurusan DPW PKS Sumsel, Presiden PKS Beri Catatan Penting

Kaganga.com, Palembang - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu melantik secara langsung kepengurusan MPW, DPW dan DSW PKS Sumsel periode 2020-2025, bertempat di ballroom Hotel Novotel, Senin (15/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Ahmad Syaikhu mengapresiasi capaian PKS Sumsel dalam pilkada serentak tahun 2020 di Sumsel. Dari tujuh pilkada yang digelar, PKS mampu mengantarkan calon yang diusung menang di lima daerah, yakni di pilkada Ogan Ilir (OI), OKU, OKU Timur, OKU Selatan dan PALI.

Ia juga mengingatkan, usai melewati pilkada serentak 2020, selanjutnya PKS fokus untuk pemilu 2024 mendatang, dengan target menambah dan meningkatkan kualitas kader, kemudian meningkatkan jumlah suara dan jumlah kursi.

"Saya berharap kursi PKS yang sudah didapat jangan sampai lepas, dan dapat membawa kader lain untuk menjabat pejabat publik. Ini bukan pekerjaan ringan tapi bukan juga hal yang mustahil dicapai," ujarnya.

Selanjutnya, Syaikhu menyampaikan empat pesan kepada jajaran pengurus MPW, DPW dan DSW PKS Sumsel yang baru dilantik. Pertama, harus meluruskan niat mulai dari awal dilantik, di pertengahan dan hingga akhir masa jabatan. Kedua, agar lebih mengokohkan lagi soliditas struktur kepartaian sampai di lapisan kepengurusan terbawah.

“Jangan kita menjadi centang perenang dan ketiga dalam bekerja hendaknya all out dan dengan totalitas serta bagi jajaran pengurus yang saat ini diberikan amanah jabatan baik sebagai anggota legislatif maupun jabatan lain agar menjaga integritas moral jangan sampai terjerumus dengan kasus hukum, moral dan etika,” katanya.

“Perkembangan PKS di Sumsel kita berharap, supaya kedepan ini bisa lebih optimal, saya juga menyampaikan kepada bapak Gubernur dan teman-teman PKS, peluangnya di 2024 ini sangat besar, karena kita menangkap bagaimana ketika ada release dari Kompas atas ketidak puasan kinerja pemerintahan yang jumlahnya sangat signifikan 52,5 persen, harapannya PKS bisa mengambil segmentasi itu ditambah segmentasi milenial sehingga mudah-mudahan kedepan, Insya Allah PKS akan lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru yang hadir dalam pelantikan tersebut, mengapresiasi PKS yang konsisten dan istiqomah memberikan kritikan konstruktif dan tidak ditujukan kepada personal.

Terkait upaya PKS untuk mengegolkan revisi UU Pemilu, Deru menyatakan dirinya sependapat, mengingat akan banyaknya daerah yang harus dipimpin seorang pelaksana tugas (plt) apabila tetap dipaksakan Pemilu digelar serentak.

“Yang perlu jadi bahan pertimbangan jika suatu daerah harus dipimpin seorang pejabat yang berstatus Plt atau non-definitif jika terjadi situasi mendesak di daerah tersebut dimana seorang Plt dilarang mengambil kebijakan strategis," pungkasnya.

Editor : Achmad Fadhil

Tag : PKS Sumsel

Komentar