5 Nov 2019 18:30

Pantau Perbaikan Jalan Provinsi, Komisi IV Kecewa Pengerjaan Tak Sesuai Spek

Pantau Perbaikan Jalan Provinsi, Komisi IV Kecewa Pengerjaan Tak Sesuai Spek

Kaganga.com, Palembang - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan mendapat temuan pengerjaan perbaikan ruas jalan provinsi dibeberapa titik tidak sesuai dengan spesifikasi dan kontrak kerja. Ruas jalan tersebut diantaranya berada di jalan Noerdin Panji dan ruas jalan Palembang - Banyuasin tepatnya di talang buluh. 

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Muhammad F Ridho kepada sejumlah wartawan, usai melakukan sidak bersama anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Selasa (5/11/2019). 

"Sebenarnya untuk jalan Noerdin Panji itu hanya pemeliharaan untuk ruas jalan yang berlubang dengan total panjang 2,8 kilometer dengan anggaran 3 Miliar. Tapi kenyataan dilapangan masih banyak jalan-jalan yang berlubang. Ini terjadi karena setelah kami sidak, ternyata yang diaspal itu tidak sesuai spot-spot lubang. Ada kesan pemborosan, sebagai contoh misal ada lubang dengan rentang 50 meter diaspal hingga 400 meter. Ini malah lebih boros dan banyak sisa-sisa jalan yang masih berlubang," ujarnya. 

Dirinya menyayangkan hal tersebut bisa terjadi dan dinas terkait malah tidak mengambil tindakan dengan jalan berlubang tersebut.

Menurut Ridho, dengan anggaran pemeilharaan sebesar itu harusnya sudah bisa memuluskan jalan berlubang di jalan nurdin panji sepanjang 5,2 kilometer. 

"Saya kira anggaran itu bisa habis lubang di sepanjang jalan Nurdin Panji. Memang baru satu ruas, karena ruas satunya dianggarkan di Anggaran Belanja Tambahan," kata Politisi Demokrat. 

Dengan temuan Komisi IV ini, kata Ridho kiranya dinas PU Bina Marga bisa memperbaikinya sebelum masa kontrak pengerjaan selesai. Perlu juga peningkatan pengawasan agar hasil pekerjaan kontraktor sesuai spesifikasi pekerjaan awal tersebut. 

"Kita menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan perbaikan jalan oleh bina marga dan itu perlu diperketat. Kami imbau juga PUBM kepada konsultan kiranya dapat melaksanakan tugas sesuai kontraknya, karena kalau jalan sesuai spek tentunya tingkat kehausannya lebih lama jalannya awet. Jangan sampai belum sekian lama dikerjakan sudah rusak kembali," tegasnya. 

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Sumsel Hadrianto Aljufri mengatakan untuk jalan akses dari Palembang tembus Banyuasin melalui jalan Talang Buluh sebenarnya sudah dicor tapi dilakukan pengecoran ulang, seharusnya tidak perlu lagi. Cukup dengan pengerasan dengan aspal. 

Menurutnya hal tersebut membuat terjadinya pemborosan anggaran. "Harusnya sebelum tender cek dulu, jangan mengeluarkan anggaran lalu pekerjaannya menyesuaikan," ujar David.   

Sementara Kabid Jalan PUBM Provinsi Sumsel H Muchtar MA menyatakan pihaknya akan memanggil PPK yang bersangkutan untuk menindaklanjuti hasil peninjauan anggota DPRD Sumsel.  "Nanti kita akan panggil PPK untuk mengetahui laporan hasil peninjauan Komisi IV DPRD Sumsel. Tadi sebetulnya kami mau ikut mendampingi di lapangan. Namun karena ada pemeriksaan BPK sampai 3 hingga 4 jam. Di lapangan tadi ada Kepala UPTD Palembang Pak Arlan," kata Muchtar.

Penulis : Achmad Fadhil
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Komisi IV DPRD Sumse

Komentar