18 Nov 2019 16:30

Wajah Lama Dominasi Ketua Komisi

Wajah Lama Dominasi Ketua Komisi

Kaganga.com, Maura Enim - DPRD Muara Enim telah merampungkan tugasnya melakukan pembentukan dan pengesahan alat kelengkapan dewan yang berlangsung pada rapat paripurna ke 7 dipimpin Ketua DPRD, Aries HB SE, Senin (18/11).

               Hanya saja dari semua alat kelengkapan dewan yang telah dibentuk dan disahkan tersebut, seluruhnya diborong oleh anggota dewan wajah lama. Alat kelengkapan dewan yang disahkan yakni komisi komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah dan Badan kehormatan DPRD.

             Adapun dewan wajah lama yang menduduki jabatan tersebut  yakni H Marsito (PPP) menduduki jabatan Ketua Komisi I, Indragani (PDI-P) menduduki jabatan Ketua Komisi II.

             Selanjut Kasman (NasDem) menduduki jabatan Ketua Komisi III dan Jonidi (Partai Golkar) menduduki jabatan Ketua Komisi IV.

                 Kemudian Dwi Windarti SH MH (Partai Demokrat) menduduki jabatan Badan Pembentukan Peraturan Daerah) dan Fiyardi (PKB) menduduki jabatan Ketua Badan Kehormatan.

              Ketua DPRD Muara Enim, Aries HB SE, yang dibincangi usai rapat paripurna membenarkan bahwa jabatan alat kelengkapan dewan semuanya diisi anggota dewan wajah lama.

             “Komposisi jabatan tersebut sebelumnya telah kita musyawarahkan dengan masing masing pimpinan partai politik dan masing masing fraksi sebelum kita sahkan. Tujuannya supaya tidak terjadi perdebatan pada saat disahkan,” jelas Aries.

             Di tempat terpisah, Chandra anggota DPRD Muara Enim dari PKB, menilai sangat wajar jika komposisi jabatan alat kelengkapan dewan duduki anggota dewan wajah lama.

              Karena jumlah komposisi anggota dewan wajah lama lebih banyak bida dibandingkan jumlah anggota dewan wajah baru. “Dari 45 anggota dewan, 30 orang diantaranya wajah lama, Cuma 15 orang wajah baru. Jadi wajar saja jika komposisi jabatan alat kelengkapan dewan diisi dewan wajah lama,” jelasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Muara enim

Komentar