8 Mei 2020 17:00

Ada Kenaikan, Anggaran Penanganan Covid-19 Menjadi Rp 480 Miliar

Ada Kenaikan, Anggaran Penanganan Covid-19 Menjadi Rp 480 Miliar

Kaganga.com,Palembang - Ditengah wabah pandemik yang semakin serius. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menerima tambahan anggaran penanganan COVID-19 menjadi Rp480 miliar yang semula hanya sebesar Rp200 miliar. Hal inipun terjadi karena adanya kenaikan penyisiran dan pergeseran dari pusat.

Inspektur Kota Palembang Gusmah Yuzar mengatakan adanya perubahan penambahan anggaran itu berdasarkan surat keputusan Mendagri bersama Menteri Keuangan yang berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sudah dibahas melalui rapat koordinasi yang telah berlangsung Rabu (6/5) kemarin di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Harnojoyo," katanya.

Menurutnya, penambahan dana penanganan COVID-19 menjadi Rp480 miliar berasal dari pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lewat dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni RS Bari dan Dinas Kesehatan sebesar Rp39 miliar.

"Jadi jelas bukan Rp200 miliar lagi, karena penyesuaian APBD ditimpukkan ke belanja tidak terduga, termasuk di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebesar Rp441 miliar," ungkapnya.

Dalam prioritas penanganan COVID-19, Pemkot Palembang tentu mengutamakan tiga hal yakni Jaringan pengamanan lesehatan, jaringan pengamanan sosial, dan Penanganan dampak ekonomi

"Kalo porsi rinciannya saya lupa, namun untuk jaringan pengamanan sosial bukan hanya bantuan sembako," bebernya.

Karena penggunaannya banyak yang tertuang dalam surat edaran Mendagri nomor 440/2622/SJ, instruksi Mendagri nomor 1 tahun 2020, dan buku pedoman penanganan COVID-19 yang dikeluarkan Mendagri.

"Penggunaan anggaran untuk 3 sektor itu sudah diatur dalam pedoman,"

Jadi jaringan pengamanan sosial tersebut, cukup banyak pembagiannya selain fokus ke penyaluran sembako. Namun, untuk penyebaran bantuan sembako. Sesuai surat edaran, Pemkot Palembang berhak memberikan bantuan sembako senilai Rp179.000 per KK.

"Saat ini yang terverifikasi ada 49.669 KK di luar jumlah akan adanya masyarakat miskin baru lagi. Jumlah KK 49.669 ini yang sekarang difokuskan untuk menerima bantuan sembako dari Pemkot Palembang," sambungnya.

Terkait anggaran tersebut, pihaknya juga telah membahasnya dengan KPK yang disetujui. Asal dalam penaganannya, ada perangkat hukum yang sedang disusun.

"Insyallah dana ini walau bakal ada potensi penambahan, kalau kurang kita bahas kembali. Mudah-mudahan virus segera berakhir," pungkasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : pemkot palembang

Komentar