12 Mar 2018 19:15

Bupati Minta Perusahaan Gaskot Bertanggung Jawab

Bupati Minta Perusahaan Gaskot Bertanggung Jawab

Kaganga.com, Muara Enim - Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar, meminta manajemen perusahaan pemasangan jaringan pipa gas kota (Gaskot) dalam kota Muara Enim PT Norel, untuk bertanggung jawab. Soalnya badan jalan yang digali untuk pemasangan pipa jaringan gas kota tersebut sampai sekarang belum juga diperbaiki seperti semula

Padahal proyek pemasangan jaringan pipa tersebut sudah selesai dilaksanakan. “Kita minta perusahaan tersebut bertanggung jawab untuk memperbaiki kembali badan jalan yang telah digali untuk memasang pipa tersebut,” jelas Muzakir yang ditemui di sela sela membuka forum perangkat daerah Kabupaten Muara Enim, Senin (12/3).

Muzakir juga mengaku belum tau persis kapan gas kota tersebut bisa dioperasikan. “Belum tau kapan beroperai, kabaranya masih ada trabel. Saya belum tau apakah peremian penggunaan gas kota itu semasa saya masih bupati atau sudah berakhir masa jabatan saya,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Muara Enim, Faizal Anwar SE, juga menilai pembangunan jaringan pipanisasi gas kota masih meninggalkan masalah. Seperti sarana jalan dan siring yang digali untuk menanam pipa gas tersebut, sampai sekarang belum juga dilakukan perbaikan seperti semula. Akibatnya, jalan yang berlobang itu menimbulkan permasalahan bagi public.

“DPRD meminta pertanggungjawaban perusahaan pemasangan gas tersebut terhadap badan jalan maupun siring yang telah digali tersebut. Kapan mereka mau melakukan perbaikan untuk mengembalikannya seperti semula. Karena saya lihat pekerjaan pemasangan gas tersebut sudah selesai dilaksanakan,” tegasnya.

Karena, lanjutnya, bekas galian pemasangan pipa gas yang belum juga diperbaiki itu, telah menimbulkan petaka bagi masyarakat yang berkendaraan. Terlebih lagai pada musim penghujan seperti sekarang ini. Karena banyak kendaraan yang tejebak ban mobilnya terpenam ke dalam lobang bekas galian pipa tersebut, ketika hendak memiggirkan kendaraannya. 

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Muara Enim Gas Kota ME

Komentar