19 Jul 2018 20:30

Conoco Philips dan SKk Migas Beri 5540 Beasiswa Pendidikan

Conoco Philips dan SKk Migas Beri 5540 Beasiswa Pendidikan

Kaganga. Com, Palembang - Saat ini pendidikan Indonesia terbilang masih minim peminat. Oleh karena itu, melalui bantuan pendanaan beasiswa, diharapkan pengaruh pendidikan menjadi sangat meningkat.

Padahal, potensi sumber daya manusia yang dimiliki begitu banyak, jika pendidikan menjadi hal yang utama.
Sejak tahun 2002, perusahaan terkemuka Conoco Philips dan SKK Migas, telah menggagas mutu peningkatan pendidikan dengan memberi beasiswa kepada, mahasiswa, dimulai dari semester 3 untuk jenjang D III, DIV dan S1.

Untuk operasionalnya sendiri masih berlangsung didaerah Musi Banyuasin dan Banyuasin. Sebab mereka mengutamakan pendidikan pada daerah kerja, ditambah lagi dengan dana tunjangan yang tidak lebih.

Dikatakan langsung oleh Diarmola Sutedja, selaku Manager communications Conoco Philips. Melalui dana yang diberikan, masyarakat sekitar menjadi lebih mandiri, dan bisa melakukan kegiatan perekonomian sendiri. Beasiswa itu pun selalu dibuka setiap tahun, dan telah diterima lebih dari 50 desa.

"Kami berkesempatan untuk membantu memberdayakan wilayah operasi, dengan sumber daya yang ada."katanya saat memberi sambutan pada acara silaturahmi dan halal bihalal bersama rekan media di Aryaduta Hotel (19/07/2018).

Selain itu, Mohammad Agus sebagai Ketua Departement atau Manager Senior Humas SKK Migas turut menambahkan, jika pemberian beasiswa adalah salah satu antisipasi, jika CSR yang biasanya difasilitasi, akan mengalami pengurangan.

"Kami selalu memberi bantuan seperti CSR melalui hasil minyak bumi. Namun, seperti yang kita ketahui, minyak bumi atau gas bumi, bukanlah hal yang mudah diperbaharui. Bisa saja suatu saat habis. Sebabnya, kami dan Conoco Philips dari bidang K3S juga telah menyiapkan beasiswa ini untuk mereka masgrakat yang biasa kami santuni, agar dapat mengembangkan usahanya sendiri."jelasnya.

Hingga saat ini, sebanyak 5540 mahasiswa telah diberikan beasiswa. Bukan hanya di Banyuasin dan Musi Banyuasin. Tetapi juga untuk mahasiswa yang melakukan riset diluar Sumsel. Untuk tahun 2018 ini, sejumlah 900 pelamar mendaftar dan telah terpilih melalui seleksi sebanyak 410 orang. Terakhir beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa Polsri yang melaksanakan riset ke Jepang dan ke Jerman.

Salah satu penerima beasiswa adalah Yulianti di tahun 2002, berasal dari Desa Macan sakti, dengan jurusan Akutansi Guru. Dan sekarang dia telah menjadi Wakil Kepala Desa didaerahnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Beasiswa ConochoPhilips

Komentar