7 Ags 2026 19:15

Dukung Gerakan Penanaman Ratusan Juta Pohon, Ini yang Dilakukan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo

Dukung Gerakan Penanaman Ratusan Juta Pohon, Ini yang Dilakukan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo

Kaganga.com Banyuasin — Kementerian Kehutanan bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, dan APP Group resmi mengoperasikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Jumat (7/8/2026).

Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 10 juta batang bibit per tahun guna mendukung pemulihan lingkungan dan gerakan penanaman pohon secara nasional.

Peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni dihadiri Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, pimpinan Komisi IV DPR RI serta jajaran kepala daerah se-Sumatra Selatan.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menegaskan, bahwa pembangunan persemaian modern ini merupakan instruksi langsung Presiden, Prabowo Subianto dalam memacu program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah).

"Bapak Presiden secara spesifik memerintahkan kami menyiapkan persemaian dan bibit unggul untuk menghijaukan desa, kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Saat ini Kementerian Kehutanan memiliki 59 persemaian, termasuk sembilan pusat persemaian besar seperti Sriwijaya Kemampo ini, dengan total sekitar 70 juta bibit siap tanam di seluruh jaringan nasional," kata Raja Juli.

Ia menambahkan, jenis tanaman yang diproduksi disesuaikan dengan kebutuhan karakteristik wilayah dan masyarakat setempat. Oleh karena itu, penguatan jaringan persemaian membutuhkan sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga sektor swasta.

Hasil Kolaborasi Lintas Sektor

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo berdiri di atas lahan milik Kementerian Kehutanan seluas 60.000 meter persegi. Infrastruktur utama penyiraman (watering system) dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sementara dukungan pembangunan fisik dan fasilitas operasional disokong oleh APP Group.

Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menyambut baik beroperasinya fasilitas ini. Menurutnya, keberadaan persemaian berteknologi modern akan memperkuat komitmen masyarakat Sumatra Selatan dalam menjaga kelestarian hutan.

"Keberhasilan menjaga hutan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat yang memiliki rasa kepemilikan. Kolaborasi ini menjadi modal penting agar hutan tetap terjaga, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan," ujar Herman Deru.

Sementara itu, Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata menyatakan keterlibatan dunia usaha dalam proyek ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk menjadi mitra strategis pemerintah.

"Pemerintah memiliki arah dan kebijakan besar, sedangkan dunia usaha memiliki ruang untuk mendukung dan berjalan bersama. Kolaborasi ini memastikan fasilitas diproduksi dengan sistem yang efisien dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," jelas Suhendra.

Bibit Berkualitas Diberikan Secara Gratis

Fasilitas ini memproduksi berbagai jenis bibit, mulai dari tanaman kayu-kayuan, tanaman serbaguna (Multi Purpose Tree Species/MPTS), hingga tanaman estetika lanskap. Seluruh bibit yang diproduksi dapat diakses oleh masyarakat, komunitas lingkungan, kelompok tani, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, hingga TNI/Polri secara gratis.

Selain meningkatkan kuantitas produksi, persemaian Kemampo menerapkan teknologi pengelolaan bibit modern untuk menjaga standar kualitas serta meningkatkan daya tahan hidup tanaman (survival rate) saat ditanam di lahan rehabilitasi.

Rangkaian acara peresmian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama para kepala daerah se-Sumatra Selatan, penyerahan bibit secara simbolis kepada perwakilan komunitas serta peninjauan langsung area pembibitan.

Penulis : Wahid Aryanto
Editor : Elly

Tag : OKI Sriwijaya Kemampo

Komentar