15 Apr 2019 08:00

Gubernur Luncurkan Program Satu Kabupaten Satu URC Ambulance Motor 119

Gubernur Luncurkan Program Satu Kabupaten Satu URC Ambulance Motor 119

Kaganga.com, Palembang - Gubernur Sumsel H. Herman Deru melaunching Unit Reaksi Cepat (URC) Ambulance Motor 119 yang merupakan salah satu kegiatan dari Program Sumsel Tanggap. Launching ini dilakukan berbarengan dengan Rakerkesda Provinsi Sumsel 2019 di Santika Premiere Hotel, Minggu (14/4).

Launching ini dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) RI Prof Dr dr Nila Djuwita F. Moeloek Sp.M (K).

Kata Gubernur, URC Ambulance Motor 119 ini berfungsi memberikan pelayanan gawat darurat medik kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

"Pelayanan URC Ambulance Motor 119 ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat kegawat daruratan yang sering terjadi sehari-hari seperti kecelakaan, jantung, stroke dan melahirkan dengan memperkecil respon time (dapat mengatasi kemacetan)," ungkapnya.

Untuk dapat mengakses layanan ini masyarakat cukup menghubungi nomor 119 bebas pulsa. Adapun pelayanan yang diberikan berupa pelayanan kesehatan di tempat kejadian dan membantu merujuk pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Pelayanan ini diberikan setiap hari selama 24 jam.

"Kalau tim kesehatanya yang tergabung dalam URC Ambulance Motor 119 terdiri dari tenaga-tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional serta mempunyai peralatan yang sesuai standar dan juga ambulance," jelas Gubernur.

Peralatan kesehatan yang dimaksud l, Sambung Gubernur meliputi, AED, Emergency kit, Tensi meter, Stetocope, Laringoscope, Diagnostic set, Penlight, Minor surgery set, dan Obat obat P3K.

Dikatakan Herman Deru untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat banyak cara yang bisa dilakukan. Bahkan meski dengan dana yang terbatas. Hal itu telah dibuktikannya saat menyiasati penyediaan mobil ambulance bagi warga yang membutuhkan di desa-desa di OKU Timur. Caranya Ia memberdayakan masyarakat setempat yang memiliki kendaraan untuk kemudian diajak MoU.

"Kalau satu desa mau dikasih satu ambulance dari mana duitnya. APBD gak cukup karena satu mobil saja bisa mencapai Rp200 juta. Makanya semua masyarakat yang punya mobik di desa saya ajak MoU. Mereka kita minta rela kendaraannya sewaktu-waktu dijadikan ambulance, dan Pemda yang mensubsidi biaya operasional kendaraannya. Ini berhasil," ujarnya.

Iapun berharap Program Sumsel Tanggap dengan URC Ambulance Motor 119 ini menjadi pemicu kepala daerah baik bupati/walikota untuk menyediakan URC Ambulance Motor 119 yang sama di puskesmas-puskesmas, serta penyediaan satu ambulance pada tiap desa.

"Melalui program ini saya berharap adanya penguatan pelayanan kesehatan dapat menimbulkan rasa nyaman bagi masyarakat. Hal ini mendukung visi kesehatan untuk semua," pungkasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Ambulance Herman Deru URC

Komentar