25 Apr 2026 18:15

Halal Bihalal Tokoh Sumbagsel Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan Nasional untuk Percepatan Pembangun

Halal Bihalal Tokoh Sumbagsel Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan Nasional untuk Percepatan Pembangun

Kaganga.com PALEMBANG — Pertemuan tokoh nasional dan kepala daerah asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam acara halal bihalal di Griya Agung Palembang, Sabtu (25/4/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pembangunan dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang menjadi tuan rumah kegiatan yang menghadirkan masyarakat perantau asal Sumsel dari lima provinsi di wilayah Sumbagsel, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Staf Khusus Presiden Muhammad Qodari, serta tokoh masyarakat Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa.

Gubernur Herman Deru mengatakan, kehadiran para tokoh nasional tersebut menunjukkan besarnya potensi kekuatan sumber daya manusia asal Sumbagsel yang tersebar di berbagai lini pemerintahan pusat.

“Hari ini gagasannya yang paling mahal. Pertemuan ini bukan untuk unjuk gigi, namun membuktikan bahwa kita ini besar, kita ini kuat, dan luar biasa. Kami di Sumsel bertindak sebagai tuan rumah karena merasa sebagai dulur paling tuo,” ungkapnya.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan yang menjadi salah satu inisiator kegiatan menegaskan bahwa kolaborasi antarprovinsi di wilayah Sumbagsel menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.

“Silaturahmi dan ikatan batin adalah kebutuhan. Ini momentum untuk menyatukan kekuatan agar mampu berkontribusi nyata bagi daerah tercinta,” tegasnya.

Mendagri Tito Karnavian juga menekankan pentingnya peran tokoh nasional asal daerah dalam mempercepat pembangunan di kampung halaman. Ia mengingatkan bahwa keberadaan putra daerah di tingkat pusat harus berdampak langsung bagi kemajuan wilayah asal.

“Malu kito Pak kalau ditanya orang, ngapoi bae jadi wong pusat selamo ini. Ini bukan feodalisme, tapi secara natural kita ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran,” ujarnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Halal Bihalal Tokoh

Komentar