27 Nov 2019 16:25

Harnojoyo Bentuk KLS Palembang untuk mengatasi Kebanjiran

Harnojoyo Bentuk KLS Palembang untuk mengatasi Kebanjiran

Kaganga.com,Palembang - Memasuki musim hujan di bulan-bulan akhir tahun 2019. Wali Kota Palembang Harnojoyo melakukan penanganan dalam mengatasi kebanjiran yakni dengan membentuk dan melantik Kader Lingkungan Sehat (KLS).

Walikota Palembang mengajak mahasiswa mahasiswi di berbagai Universitas kota Palembang untuk menjadi anggota KLS .

"Caranya mengerem banjir dan genangan air dengan membuat biopori yang berfungsi menyerap air sebelum masuk ke saluran. Ini akan dilaksanakan oleh 50 KLS. Hari ini saya lantik mereka sebagai kader. Anggota KLS merupakan mahasiswa dari berbagai Universitas," katanya, Rabu (27/11).

Menurutnya, 50 kader tersebut akan disiapkan untuk membantu program pemkot Palembang yang menargetkan 1 juta biopori di Palembang untuk mengatasi genangan air.

"Kami minta fokus untuk buat biopori di lokasi yang menjadi langganan banjir dan genangan. Kan sebenarnya mudah untuk membuatnya cukup dengan cangkul saja," terangnya

Menurut Kepala Dinas Pera-KP Affan Mahali Panca mengatakan, KLS disiapkan untuk mensosialisasikan pembuatan Biopori kepada masyarakat untuk menghadapi musim banjir.

"Kita mencoba mensosialisasikan biopori yang mudah dibuat tidak perlu biaya besar. Bagaimana upaya menyerap air hujan yang jatuh sebelum masuk ke saluran melalui lubang yang kita buat. Lubang ini diberi lapisan dari sampah organik daun-daun yang bermanfaat untuk menyimpan air dalam tanah dan menjaga kualitas tanah supaya tidak mudah pecah," tambahnya.

Kader yang dilantik merupakan setiap perwakilan Kecamatan di Palembang yang bertugas membuat biopori di diwilayahnya masing-masing dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Fokus kita ke beberapa titik kawasan yang datarannya rendah dan berpotensi terjadi genangan akibat serapan air yang sangat minim," ujarnya.

Adapun alat bor yang saat ini sediakan Dinas PERA-KP untuk KLS yakni 6 unit dan 2 unit alat mesin. Ia menyiapkan anggaran Rp20 juta untuk penyediaan alat bagi setiap kader perwakilan.

"Secara bertahap akan kita tambah alatnya, dan saat ini sudah bisa mulai bergerak. Rencananya akan kita evaluasi setiap 6 bulan," pungkasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pemkot Palembang

Komentar