6 Des 2017 22:05 | 77

Jelang Pilkada, Ormas Kecipratan Rp 40 M

Jelang Pilkada, Ormas Kecipratan Rp 40 M

Kaganga.com, Palembang - Dua tahun berturut-turut, Badan Kesatuan dan Politik Pemprov Sumsel menghentikan bantuan sosial kepada organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP). Namun jelang pilkada 2018, Kesbangpol mengajukan Rp40 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Kaban Kesbangpol Pemprov Sumsel, Richard Cahyadi, . "Iya, tahun ini kami mengajukan Rp 40 miliar," katanya

Menurutnya, pengajuan ini sudah diajukan. Namun berapa besar nantinya akan disetujui oleh gubernur Sumsel pihaknya belum tahu. Sebab ini masih harus dibahas terlebih dahulu. "Yang pasti ini ormas dan OKP sudah dua tahun ini belum diberikan bantuan,"

Ia menjelaskan, tidak dialokasinnya ormas dan OKP ini lantaran pada tahun sebelumnya, posisi Organisasi Perangkat Daerah (OKP) Kesbangpol masih statusquo. Sebab perubahan nomenklatur akan dialihkan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat tapi batal. "Saat ini, Kesbangpol kembali menjadi wewenang pemprov Sumsel.

Selain, kata dia, dana pemprov Sumsel yang terbatas dan melakukan efisiensi sehingga alokasi anggaran diprioritaskan kepada kegiatan fisik dan pembangunan, khususnya mendukung sarana dan prasarana Asian Games 2018. "Makanya, kami baru ajukan tahun ini,"

Hingga saat ini, lanjut dia, ada begitu banyak ormas dan OKP yang sudah mengajukan. Namun pihaknya hanya akan membantu sekitar 200 saja. Dimana, ormas dan OKP yang memiliki track record yang baik dan juga tidak bermasalah. "Pemberian bantuan kepada ormas dan OKP ini harus lebih selektif dan tidak bisa asal-asalan,sebab perlu ada pertanggung jawabanya,

Selain, kata dia, hingga tahun ini ada tambahan 12 ormas dan OKP. Kemudian pada 2016 tercatat 34 ormas dari sebelumnya 733 Ormas. Total ada 779 ormas. "Nah, ormas baru terbentuk ini paling banyak adalah ormas bergerak di bidang antirasuah, seperti KPK,” tukasnya.

Penulis : Chandra Baturajo
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Ormas kesbangpol sumsel

Komentar