Kaganga.com PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyebut kondisi jalan berstatus provinsi di Kota Palembang saat ini sebagian besar dalam keadaan mantap. Dari total panjang jalan sekitar 76 kilometer, hanya sekitar tujuh persen yang masih mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, M Affandi, mengatakan angka tersebut menunjukkan mayoritas ruas jalan provinsi di Palembang masih layak dilalui dan berada dalam kondisi baik.
“Panjang seluruh jalan provinsi di Palembang kurang lebih 76 kilometer. Dari jumlah itu, kerusakan yang ada hanya sekitar tujuh persen,” kata Affandi, Senin (11/5/2026).
Untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, Pemprov Sumsel telah menetapkan 10 lokasi prioritas yang akan ditangani pada 2026. Beberapa ruas yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Jalan Noerdin Pandji, Jalan M Isa, dan Jalan MP Mangkunegara.
Menurut Affandi, perencanaan perbaikan telah disusun lengkap dengan desain teknis. Penanganan yang dilakukan nantinya tidak hanya memperbaiki badan jalan, tetapi juga membangun sistem drainase agar kawasan tersebut tidak lagi mudah tergenang.
“Desainnya sudah disiapkan. Bentuk penanganannya bisa berupa box culvert tunggal maupun ganda, tergantung kebutuhan di lapangan untuk menampung aliran air,” ujarnya.
Meski sebagian besar jalan dalam kondisi baik, sejumlah ruas utama seperti Jalan Angkatan 66, Jalan Angkatan 45, dan Jalan Kapten A Rivai mulai menunjukkan penurunan kualitas. Permukaan aspal di lokasi tersebut disebut telah mengalami keausan dan membutuhkan perbaikan.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengingatkan bahwa tanggung jawab perawatan jalan di Sumsel terbagi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Ia menyebut ada 28 ruas jalan di Sumsel yang merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, ketika terjadi kerusakan, pemerintah daerah sering menjadi pihak yang pertama mendapat sorotan dari masyarakat.
“Kalau jalan berlubang, wali kota dan gubernur yang sering disalahkan. Tapi itu bagian dari kritik yang membangun,” kata Herman Deru.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Pemprov Sumsel PUBM TR Sumsel