21 Jan 2021 21:00

Pasien Gizi Buruk Banjir Bantuan, Pemkab Bantu Hingga Sehat

Pasien Gizi Buruk Banjir Bantuan, Pemkab Bantu Hingga Sehat

Kaganga.com, Muara Enim - Setelah sempat viral, penderita gizi buruk bernama Eli Hernita (4) merupakan anak Pasangan Suami Istri (Pasutri) Buhanan (36) dan Reni Hartika (32) warga Lampung, banjir bantuan baik dari instansi maupun warga yang simpati dengan nasib mereka, Kamis (21/1/2021). 

Dari pengamatan di lapangan, bantuan baik berupa Sembako, obat-obatan dan uang mulai berdatangan ke Eli Hernita yang menumpang sementara dirumah kosong milik Yusuf beralamat di Blok B No 7, Perumahan Bara Lestari II, Dusun V, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. 

Tampak bantuan datang dari Kecamatan Lawang Kidul, Polsek Lawang Kidul, Puskesmas Lawang Kidul dan Dinsos Muara Enim.

Bahkan Sekda Muara Enim dr H Yan Riyadi MARS bersama pejabat terkait Kadinkes dan Kacapil meninjau langsung pasien gizi buruk sambil menyampaikan bantuan dari Pemkab Muara Enim. 

"Saya datang mewakili Bupati Muara Enim. Dan Pemkab Muara Enim akan membantu pasien ini sampai benar-benar sembuh dan sehat," ujar dr Yan Riyadi yang didampingi Camat Lawang Andrille Martin dan Kaposek Lawang Kidul Iptu Desi Azhari, Kamis (21/1/2021). 

Menurut Yan Riyadi, tujuan uatama kedatangannya ke tempat tinggal korban adalah untuk melihat kondisi kesehatannya. Kemudian baru ingin melihat kondisi sosial dan ekonominya, termasuk masalah administrasi kependudukannya, supaya dinas terkait bisa menanganinnya baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Selain itu, instansi terkait memberikan bantuan pangan dan lain-lainnya untuk meringankan bebannya. Setelah sembuh, bagaiman pihak terkait untuk mencarikan solusinya supaya keluarga ini mandiri dan bisa memiliki tempat tinggal yang layak sehingga tidak menumpang lagi di rumah warga. 

Kedepan, lanjut Yan Riyadi, harus dicarikan solusinya oleh semua piham adalah untuk memenuhi kebutuhan dasar yakni sandang, pangan, papan dan pendidikan.

Menurut Ketua RT 37 Bara Lestari II Rukman Suhadi (69), sebelumnya mereka tidak tahu kalau ada warga yang terkena gizi buruk, dan tahunya ketika anaknya meninggal dan minta tolong dikuburkan. 

Kemudian ia bersama warga berusaha membantunya dengan memberikan tumpangan karena salah satu anaknya menderita gizi buruk. Dan ketika dicroscheknya ternyata warga Lampung. 

Ditambahkan Camat Lawang Andrille Martin dan Kapolsek Lawang Kidul Iptu Desi Azhari, bahwa pada intinya kami baru mengetahui karena mereka tidak melapor, bahkan RT pun sebenarnya tidak tahu. 

“Setelah ini, kami akan membantu dari kesehatan bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Lawang Kidul,” pungkasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Muara Enim

Komentar