Kaganga.com OKU SELATAN — Respons cepat ditunjukkan jajaran kepolisian dalam menangani dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Kepolisian bersama Bhayangkari turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Dusun Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Senin (30/3/2026).
Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, memimpin langsung kegiatan penyaluran bantuan yang dipusatkan di Posko Dapur Umum Dinas Sosial setempat. Kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi bencana menjadi simbol kesigapan aparat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah situasi darurat.
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga terdampak. Ratusan kilogram beras, mi instan, minyak goreng, tepung terigu, telur, serta bahan pokok lainnya didistribusikan untuk mendukung operasional dapur umum yang menjadi pusat layanan konsumsi bagi masyarakat di pengungsian.
Selain itu, bantuan juga diberikan secara langsung kepada tujuh kepala keluarga yang mengalami dampak paling parah akibat bencana. Setiap keluarga menerima paket bantuan terpadu yang mencakup bahan pangan, perlengkapan sandang, obat-obatan, serta kebutuhan kebersihan guna menunjang kelangsungan hidup sehari-hari.
“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Kami ingin memastikan bahwa warga tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tegas Kapolres OKU Selatan, Senin (30/3/2026).
Tidak hanya bantuan logistik, personel kepolisian juga memberikan dukungan moril kepada para korban melalui komunikasi langsung di lapangan. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya awal pemulihan psikologis atau trauma healing, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mengalami ketakutan akibat bencana.
Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan berlangsung aman dan tertib. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih disiagakan di lokasi bencana untuk mendukung proses penanganan lanjutan, termasuk pengamanan wilayah serta distribusi bantuan tambahan jika dibutuhkan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam situasi bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ketika bencana terjadi, Polri harus hadir lebih dulu untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Ini bukan hanya tugas, tetapi juga bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya.
Melalui sinergi antara Polres OKU Selatan, Bhayangkari, dan instansi terkait, upaya penanganan pascabencana di wilayah Manduriang terus dilakukan secara berkelanjutan. Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh jajaran tetap siaga hingga proses pemulihan masyarakat berjalan optimal dan kondisi kembali normal.
Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly
Tag : Pemprov Sumsel Polres OKU