29 Ags 2026 21:40

Program 100.000 Sultan Muda Torehkan Prestasi Nasional, Sumsel Raih Financial Literacy Award 2026

Program 100.000 Sultan Muda Torehkan Prestasi Nasional, Sumsel Raih Financial Literacy Award 2026

Kaganga.com,BEKASI – Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Program unggulan yang menggabungkan literasi dan inklusi keuangan dengan pengembangan kewirausahaan tersebut berhasil meraih Financial Literacy Award (FLA) 2026 kategori Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dengan Program Literasi Keuangan Terbaik.

Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian Puncak Bulan Literasi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).

Penghargaan diserahkan langsung Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi kepada Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang. Penyerahan penghargaan turut disaksikan Duta Literasi Sumatera Selatan sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva.

Capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi Pemprov Sumsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem literasi dan inklusi keuangan yang terintegrasi dengan kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program 100.000 Sultan Muda sebelumnya melewati proses seleksi nasional hingga masuk nominasi Pemerintah Daerah Tingkat Provinsi dengan Program Literasi Keuangan Terbaik.

Dalam tahapan wawancara dan penjurian pada 28 Juli 2026, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memaparkan strategi pengembangan literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan kewirausahaan dengan semangat “Literasi Keuangan Melahirkan Wirausaha, Wirausaha Menggerakkan Pembangunan Daerah.”

Penilaian Financial Literacy Award 2026 mencakup sejumlah indikator, di antaranya jangkauan dan frekuensi program, keberlanjutan, inisiatif, inovasi, kolaborasi, pemenuhan materi edukasi keuangan, hingga dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Indikator tersebut tercermin dalam lima kekuatan utama Program 100.000 Sultan Muda, yakni pemerataan dan keberlanjutan program, kolaborasi multipihak, inovasi dan infrastruktur pendukung, penguatan literasi yang terhubung dengan inklusi keuangan, serta dampak nyata terhadap pemberdayaan ekonomi dan pengembangan UMKM.

Program ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga mengintegrasikan penguatan kapasitas usaha, pendampingan, digitalisasi, perluasan akses pembiayaan, business matching, inkubasi usaha, hingga pembukaan akses pasar dan ekspor.

Hingga Juli 2026, Program 100.000 Sultan Muda telah menghimpun 10.951 anggota dan melaksanakan 182 kegiatan yang menjangkau lebih dari 56.600 peserta di seluruh Sumatera Selatan.

Program tersebut juga terus memperkuat daya ungkit bagi UMKM melalui pendampingan usaha, perluasan akses pembiayaan produktif, digitalisasi, business matching, serta fasilitasi akses pasar dan ekspor berbagai komoditas unggulan Sumsel.

Melalui pendekatan tersebut, literasi dan inklusi keuangan diarahkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi mampu mendorong pelaku usaha menjadi lebih bankable, adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari sinergi yang kuat antara Pemprov Sumsel, Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Penghargaan ini tentu bukan menjadi titik akhir, melainkan penyemangat bagi kita untuk terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan program yang semakin berdampak, dan berbuat lebih baik lagi bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Cik Ujang.

Sementara itu, Duta Literasi Sumatera Selatan sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sumatera Selatan Ratu Tenny Leriva menegaskan, peningkatan literasi keuangan harus diarahkan pada perubahan perilaku dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan secara tepat dan produktif.

“Melalui Program 100.000 Sultan Muda Sumsel, semangat literasi diwujudkan secara nyata dengan mendorong generasi muda menjadi lebih berdaya, mandiri, dan produktif. Semoga penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus memperluas manfaat literasi keuangan bagi kesejahteraan masyarakat. Salam literasi, literasi untuk kesejahteraan,” ujar Ratu Tenny.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menambahkan, OJK melalui Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) terus memperkuat perannya sebagai ecosystem enabler dengan membangun kolaborasi bersama pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, peningkatan literasi harus berjalan beriringan dengan perluasan inklusi serta pemanfaatan layanan keuangan secara produktif.

Ke depan, Program 100.000 Sultan Muda diharapkan semakin memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Selatan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan wirausaha baru, perluasan lapangan kerja, peningkatan akses pembiayaan produktif, penguatan daya saing UMKM, hingga perluasan pasar produk unggulan daerah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk mewujudkan Sumatera Selatan yang semakin maju dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Inesalk

Tag : Pemerintah Provinsi

Komentar