11 Jul 2019 17:15

Resmikan Rumah Ibadah Konghuchu, Lukman Hakim Ingin Warga Tetap Jaga Kerukunan

Resmikan Rumah Ibadah Konghuchu, Lukman Hakim Ingin Warga Tetap Jaga Kerukunan

Kaganga.com, Palembang - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Lukman Hakim Saifudin siang ini meresmikan berdirinya rumah ibadah umat Konghuchu, Kamis (11/07/2019) di Kawasan Rumah Ibadah Jakabaring Sport City Palembang.

Sebagaimana diketahui sebelumnya telah berdiri 5 rumah ibadah berdampingan dikawasan olah raga di kota pempek tersebut. Namun hari ini, telah resmi berdiri 6 rumah ibadah dikawasan tersebut.  Sehubungan dengan telah diakuinya keberadaan agama konghuchu di Indonesia dan telah dibentuk kepengurusan umat agama konghuchu di tingkat pusat yang dikenal dengan nama Majelis Tinggi Agama Konghuchu Indonesia (MATAKIN) dan di tingkat daerah Majelis Agama Konghuchu Indonesia (MAKIN) kota Palembang. 

Dalam arahannya pula menag juga mengajak seluruh elemen tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk saling menjaga persatuan ditengah perbedaan. Menag berpesan kepada semua masyarakat untuk memanfaatkan rumah ibadah tidak hanya sekedar tempat fungsi ibadah spiritual melainkan juga tempat untuk fungsi bakti sosial kemasyarakatan. 

“Kita bersyukur peresmian rumah ibadah umat konghuchu dikawasan jakabaring ini telah kita lakukan. Kita juga berterimakasih kepada pemerintah daerah setempat yang telah membantu memfasilitasi lahan sehingga telah berdiri rumah ibadah ini,” ujar Lukman Hakim.

Ia juga mengatakan jumlah dari bangunan rumah ibadah ini akan disesuaikan jumlahnya sesuai dengan jumlah pemeluknya di daerah setempat.  Sementara itu, Gubernur Sumsel dalam sambutannya berpesan kepada semua masyarakat sumsel untuk tetap terus mempertahankan kerukunan umat beragama sebagaimana sumsel dikenal dengan wilayah yang zero konflik. Melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gubernur Deru berharap perbedaan ini semakin memperkokoh kerukunan di Sumsel. 

“Sebuah bangunan dapat berdiri kokoh jika semua unsur yang berbeda bersatu padu, ibarat ada semen, batu, pasir, besi dan air yang bersatu menjadi bangunan yang kokoh. Seperti itulah setiap agama ada Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghuchu semua berkomitmen untuk menjaga kekokohan persatuan bangsa ini,” harapnya. 

Peresmian rumah ibadah ditandai dengan penandatangan prasasti dan penanaman pohon yang dilakukan oleh menag, gubernur, kakanwil, dan sejumlah tokoh pejabat daerah yang hadir.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Menteri Agama Jakabaring Rumah Ibadah Konghucu

Komentar