30 Jan 2019 17:00

Sudah 5 Tahun Warga Talang Buruk Minta Didirikan Puskesmas

Sudah 5 Tahun Warga Talang Buruk Minta Didirikan Puskesmas

Ironis, Alokasi Anggaran Kesehatan Capai 14%

Kaganga.com,Palembang -  Wali Kota Palembang, Harnojoyo berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan masyarakatnya. Itu terbukti dari alokasi anggaran untuk kesehatan sebesar 14 persen, jauh diatas anggaran nasional sebesar 10%.

Hanya saja, besarnya alokasi anggaran yang diberikan, tidak dirasakan masyarakat di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL). Pusat Kesehatan Masyarakat (Puksesmas) yang diharapkan masyarakat sejak tahun 2013 tak kunjung ada.

Menurut Ketua RT 10 RW 03, Kelurahan Karya Baru, Yunus yang meminta segera dibangunkan Puskesmas, di wilayah Karya Baru atau yang lebih dikenal dengan kawasan Talang Buruk.

"Jika tidak bisa Puskesmas, minimal ada Puksesmas Pembantu (Pustu). Karena kami selama ini jika ingin berobat harus ke Pukesmas AAL atau Puntikayu," sampainya disela-sela kunjungan Pemkot Palembang ke Kelurahan Karya Baru, Rabu (30/1/19).

Yunus menerangkan, warga yang tinggal di Kelurahan Karya Baru ini mayoritas masyarakat menengah ke bawah,  sehingga kalau berobat hanya di puskesmas.

Namun, pengajuan sejak lima tahun lalu yang pernah diajukan tidak terealisasi sampai sekarang, dengan alasan belum ada hibah tanah.

"Katanya nunggu hibah tanah, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan. Kami tidak bisa janji bisa menyediakan tanah,  sedangkan masyarakat di sini mayoritas warga kurang mampu, kami hanya minta itu saja. Apalagi katanya anggaran kesehatan Kota Palembang besar, kami hanya minta Pustu," imbuhnya.

Sementara itu Camat Alang-alang Lebar,  Sariyansyah STTP,  Msi mengatakan, keluhan serta aspirasi masyarakat akan ditampung. Baik usulan untuk Pustu maupun,  soal sampah dan banjir juga akan segera disampaikan dengan Organisasi Perangkat Dinas (OPD) terkait.

"Alhamdulillah seluruh OPD hadir dan warga bisa menyampaikan secara langsung apa yang menjadi keluhan serta aspirasi," katanya.

Selain usulan Pustu lanjut Sariyansyah, respon warga menerima jaringan gas (jargas) juga dikeluhkan karena ada biaya pasang Rp3,4 juta untuk pelanggan pasang baru.

"Di kelurahan sini rata-rata menengah kebawah,  jadi agak keberatan dengan tarif pasang baru ini,  tapi kita sosialisasikan,  Insya Allah warga akan diberikan keringanan sesuai klasifikasinya. Sedangkan untuk jaringan tidak ada kendala,  karena tahap awal hanya 1.500 warga di kecamatan AAL," tandasnya.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : pemkot palembang Puskesmas

Komentar