8 Mar 2016 18:05

Unsri Semakin Membumi Di Sumsel

Unsri Semakin Membumi Di Sumsel

Kaganga.com, Palembang - Universitas Sriwijaya (Unsri) yang merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia dan yang paling utama di Sumatera Selatan (Sumsel) ingin semakin memperkuat pengaruhnya untuk pembangunan di Sumsel. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat program yang dapat bermanfaat untuk masyarakat Sumsel.

Untuk menjalankan programnya Unsri tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sebagai mitra utama. Gubernur Sumsel Alex Noerdin selalu mendukung penuh apa pun yang dilakukan Unsri untuk kesejahteraan masyarakat Sumsel. 

“Pemprov selalu mendukung program Unsri,” ungkapnya pada saat menerima Rektor Unsri Prof Anis Saggaff beserta jajaranya dalam rangka silahturahmi di Instana Gubernur Sumsel Griya Agung, selasa (8/3/2016).

Untuk menjalan programnya, Alex Noerdin mengungkapan harus ada prioritas terlebih dahulu. Sebelum diterapakan kepada masyarakat harus diterapakan kepada mahasiswa, seperti kampus harus bisa nyaman untuk ditinggali.

“Harus tentukan prioritas terlebih dahulu, prioritas utama adalah ramaikan dulu kampus itu, caranya dengan perbaiki dahulu fasilitas di kampus, seperti kampus itu harus terang pada siang maupun malam, air bersih harus mengalir terus,” ujarnya.

Salah satu bentuk kepedulian Pemprov kepada Unsri adalah pembangunan Rumah Sakit Daerah Sumsel yang didalamnya terdapat study center terbaik di Indonesia.

“Kami bangunkan gedung Fakultas Kedokteran (FK) termoderen di Indonesia, yang selain di dalamnya di fasilitasi dengan alat-alat pendidikan dokter juga dilengkapi dengan ruang rapat bahkan punya convention Hall,” kata Alex Noerdin.

Ditambahkanya, yang diperlukan oleh Unsri adalah jiwa kewirausahaan, karena produk yang dihasilkan oleh unsri teritama produk-produk teknologi hasil pertanian harus bisa dijual.

“Sering kali setelah dilakukan suatu penelitian untuk menghasilkan suatu produk tidak ada tindak lanjutnya, setelah dihasilkan produk tersebut harus bisa dijual dan benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” Imbaunya.

Alex Noerdin juga mengharapakan kerjasama yang baik dengan unsri terutama untuk mendukung kesuksesan terlaksanya asian games 2018 mentang. “Kami membutuhkan mahasiwa unsri terutama sebagai penerjemah,” ujar Alex Noerdin

Terkahir Alex Noerdin juga mengimbau kepada petinggi Unsri untuk menjelaskan kepada mahasiswa agar menjelaskan manfaat yang diperoleh dari even Asian Games.

“Bukan gamesnya itu yang pinting, tapi infrastruktur yang kita dapat dari asian games seperti Tol dan LRT, dan juga dapat merangsang percepatan pembangunan ekonomi di Sumsel,” harapnya.

Sementara itu, Rektor Unsri Prof Anis ingin sekali untuk semakin membumikan unsri di Sumsel, seperti semua tenaga ahli yang nantinya bekerja di Sumsel semua dari unsri, produk-produk yang di jual juga hasil karya mahasiswa unsri.

“Saya ingin nantinya unsri semakin melekat kuat di Sumsel, Unsri semakin membumi di Sumsel seperti produk dan teknologi yang di gunakan masyarakat berasal dari karya Mahasiswa Unsri, dan tenaga ahli yang digunakan untuk pembangunan sumsel juga berasal dari unsri.

Unsri juga ingin memberikan sentuhannya pada tol, terutama gerbang tol Palindra yang akan di didesain oleh Unsri dan diharapkan ada jembatan penghubung dari gerbang tol yang langsung bisa ke Unsri.

“Semoga ada akses langsung dari tol ke kampus, dan dengan sentuhan Unsri pada gerbangnya,” harapan Prof Anis.

Selain itu di Unsri juga akan dibangun Taman Firdaus yang didalamnya terdapat tanaman buah-buahan khas Sumsel seperti Duku Komering, Embam Pegayut, Durian Empat Lawang dan lain-lain.

Sebelum diadakan pertemuan dengan petinggi unsri, sesaat sebelumnya juga diadakan pertemuan dengan Panitia Sidang Ke-10 Petemuan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) tabun 2016 oleh Fakultas Ekonomi  (FE) Unsri.

Dekan FE Unsri Prof Taufik mengatakan, Unsri menjadi tuan rumah AFEBI kali ini, yang salah satu agendanya mengajak seluruh jajaran Dekan FE se-Indonesia untuk berkeliling di Jakabaring dan berolah raga di sana.

“Kita nanti akan ajak seluruh dekan FE untuk berkeliling dan berolahraga di jakabaring. Ini juga sebagai salah satu cara kami untuk mempromosikan Palembang kepada kalangan akademisi khusunya FE,” pungkasnya.

Pertemuan ini akan diikuti 75 dekan FE se-Indonesia dan 300 orang beserta jajaranya.

Penulis : Rilis
Editor : Riki Okta Putra

Tag : UNSRI

Komentar