9 Apr 2018 17:05 | 24

Antisipasi Listrik Padam, Sekolah Harus Siapkan Genset

Antisipasi Listrik Padam, Sekolah Harus Siapkan Genset

Kaganga.com, Muara Enim - Satu hal yang menjadi perhatian dari Sekertaris Daerah (Sekda) Muara Enim, H Hasanuddin saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama dan harus menjadi perhatian pihak sekolah.

Dirinya berharap, dalam pelaksnaan UNBK kali ini, pihak sekolah hendaknya menyiapkan genset (listrik cadangan) untuk mengantisipasi bila listrik dari PLN mati saat pelaksanaan ujian.

UNBK tingkat SMA kali ini dilaksanakan oleh beberapa sekolah di Kota Muara Enim, di antaranya SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim, MAN 1 Muara Enim, SMA Negeri 2 Muara Enim, dan SMA Negeri 3 Muara Enim, Senin (9/4).

Sekda didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim H Muzakar, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Rusdi Hairullah, serta Kabid SMP Rizal Alfian, melihat langsung proses berjalannya UNBK di hari pertama tersebut.

“Beberapa sekolah yang kita kunjungi sampai saat ini tidak ada masalah. Jaringan internet maupun perangkat komputernya berjalan dengan baik, dan mudah-mudahan sampai hari terakhir UNBK tidak ada gangguan,” ungkap Sekda.

Namun Sekda mengimbau, supaya setiap sekolah penyelenggara UNBK agar menyiapkan genset untuk mengantisipasi listrik padam. “Kita juga sudah minta dengan PLN supaya listrik dijaga, kalau bisa jangan sampai padam,” ujarnya.

Terhadap siswa kelas XII peserta UNBK, Sekda mengingatkan supaya terus belajar agar pelaksanaan ujian nasional ini tidak sampai menemui kesulitan dalam menjawab soal yang diberikan. “Ujian nasional ini adalah puncak pembelajaran bagi siswa. Untuk itu jangan malas belajar, apalagi ujian masih akan berlangsung sampai Kamis nanti,” pesannya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Muara Enim, H Darmadi SPd MSi menjelaskan, tahun ini UNBK tingkat SMA sudah diikuti seluruh sekolah di Kabupaten Muara Enim. Dirinya menyebut, peserta UNBK sebanyak 4.154 siswa dari 27 sekolah menengah atas (SMA).

“2018 ini semua siswa melaksanakan UNBK. Namun tidak semua SMA menggelar UNBK secara mandiri. Karena beberapa sekolah masih meminjam fasilitas sekolah lain,” jelas Darmadi, yang juga Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim.

Ia berharap, pelaksanaan UN tingkat SMA berjalan lancar serta tanpa ada kecurangan. Menurutnya, meski prestasi penting, tetapi jujur harus lebih diutamakan. “Kami mengimbau peserta untuk percaya dengan kemampuan sendiri, dan menjauhi segala bentuk kecurangan,” imbuhnya.

Untuk UN tingkat SMA, lanjut dia, sama seperti tahun sebelumnya, yakni empat mata pelajaran. Di hari pertama yaitu bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga bahasa Inggris, dan terakhir mata pelajaran jurusan yang diujikan.

Sementara itu, di tingkat Madrasah Aliyah (MA). UNBK tahun ini hanya diikuti 244 siswa dari tiga MA, di antaranya MAN 1 Muara Enim, MA Darussaadah Muara Enim, dan MA Rawdhotut Taufiq Kepur Muara Enim. Sisanya, 605 siswa dari 13 Madrasah Aliyah masih menggelar ujian nasional secara manual atau Ujian Nasional Kertas Pensil.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : UNBK Muara Enim genset

Komentar