21 Nov 2020 18:35

Awal Tahun Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Segera Diterapkan

Awal Tahun Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Segera Diterapkan

Kaganga.com,Palembang - Setelah hampir satu tahun lamanya pendidikan di Sumatra Selatan terdampak dari Pandemik (Covid-19). Akhirnya Dinas Pendidikan Sumatra Selatan (Disdik Sumsel) mengizinkan kegiatan belajar mengajar atau KBM tatap muka pada Januari 2021 dengan persyaratan wilayah tersebut berada di zona kuning atau zona hijau. Serta pihak sekolah telah menerima persetujuan gugus tugas dan orang tua.

Hal ini dikatakan oleh kepala Disdik Sumsel Riza Fahlevi, bahwa persyaratan tersebut harus benar dilaksanakan demi mencegah wabah Pandemik yang kian menghantui Indonesia

"Pihak sekolah harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti memberikan surat pernyataan persetujuan orang tua siswa dan sekolah wajib terapkan SOP protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19," katanya.

Menurutnya jika sekolah tidak memenuhi persyaratan berlaku, maka sekolah tetap melaksanakan pembelajaran kombinasi secara dalam jaringan melalui KBM online atau sistem luar jaringan dengan teknis shift. Intinya izin sekolah tatap muka tergantung hasil persetujuan rekomendasi tim kesehatan.

"Serta kepastian surat edaran, karena sekarang masih menunggu arahan pemerintah pusat dan provinsi. Apakah Januari 2021 tatap muka atau belum, karena kita tidak bisa melihat dari zona saja, sebab zona selalu berubah kadang hijau, merah, kuning dan oranye," terangnya

Selain sekolah wajib terapkan protokol kesehatan untuk tatap muka, Disdik Sumsel juga meminta tanggung jawab orang tua dalam pengawasan KBM tatap muka. Hal ini upaya kepatuhan ketertiban SOP penanganan COVID-19 berjalan maksimal.

"Siswa sudah lama tidak bertemu teman-temannya dan sekolah belum bisa menjamin apakah saat mereka pulang tidak berkumpul dan nongkrong bersama. Ini yang jadi permasalahan, makanya KBM tatap muka harus ada kesepakatan orang tua siswa dan sekolah diketahui gugus tugas," jelasnya.

Kendati Disdik Sumsel telah mengizinkan KBM tatap muka, namun pihaknya belum menerima surat resmi keputusan untuk menyelenggarakan aktivitas belajar secara langsung di sekolah. Walau begitu sejumlah institusi pendidikan mulai mempersiapkan apa saja kebutuhan yang diperlukan menyambut sistem ajar tatap muka.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang Komariah menambahkan, menyongsong era new normal dan sistem KBM bertemu langsung, sekolah menyiapkan mesin wajah digital bagi siswa, guru maupun tamu sebagai pengecekan otomatis cek suhu tubuh. Serta mulai menyiapkan sarana prasarana mendukung keperluan protokol kesehatan.

"Termasuk absen digital, setiap orang harus berdiri di depan kamera yang akan mensensor deteksi suhu badan. Kalau suhu di atas 36 atau 37 derajat tidak bisa masuk dan jika tidak pakai masker secara benar, mesin secara otomatis tidak bisa mendeteksi," pungkasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pendidikan Tatap Muka

Komentar