28 Jan 2019 17:20

Disdik Wajibkan Guru Absen Dengan Finger Print

Disdik Wajibkan Guru Absen Dengan Finger Print

Kaganga.com,Palembang - Mulai 1 Februai 2019, absensi fingerprint mulai di berlakukan. Hal ini digunakan sebagai sistem kedisiplinan para guru-guru sekolah. Baik itu pengajar yang berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun guru bersratus honor daerah. Peraturan yang diatur oleh pihak kementrian pendidikan, yakni menetapkan absensi guru menggunakan E-Absensi atau disebut dengan fingerprint.

Hal Ini juga bertujuan agar para guru tidak lagi terlambat hadir kesekolah. Selain itu, peraturan yang diperketat ini juga sebagai antisipasi agar guru-guru tidak malas mengajar. Karena hingga saat ini, keterlambatan datang atau kemalasan masuk kelas untuk mengajar masih menjadi kebiasaan pendidik dibeberapa sekolah.

Kabid SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang, Herman Wijaya mengatakan hampir setiap sekolah wajib melengkapi alat absensi tersebut. "Pembelian alat sudah tercantum di dana BOS, jadi wajib beli. Apakah bisa digunakan oleh sekolah atau tidak tergantung ke jaringan," katanya (28/01/2019).


Menurutnya, absen finger print ini juga memiliki kelemahan sendiri, yaitu masih belum bisa diterapkan di sekolah yang berada di pinggiran, sebab jalur internetnya belum terjangkau. Jadi pihaknya memberi kelonggaran untuk masih menjalankan absen manual.

"Saat ini tercatat sudah 40 persen SMP yang sudah masuk link ke BKD (siap finger print). Untuk SD malah sangat sedikit sekali. Tapi kita akan terus upayakan agar absen finger print ini bisa dipakai seluruh sekolah," bebernya

Nantinya absen ini akan terintegrasi ke beberapa intansi berwenang seperti BKD, Disdik Palembang, BKPSDM dan GTK Kemendikbud. Dari rekap absen inilah akan diakumulasi waktu ketidakhadiran dan keterlambatan dari guru.
"Kalau guru honor dari kepala sekolah belum wajib, ini hanya berlaku untuk kepala sekolah, guru dan pegawai berstatus ASN maupun Honor daerah," terangnya.

Adanya fingerprint sendiri akan lebih mudah dipantau pemerintah bagaimana kinerja para guru-guru disekolah. Sebab terlalu banyak terlambat dalam kehadiran jika dikalkulasi, akan berpengaruh terhadap penerimaan pemotongang tunjangan yang mereka dapatkan.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Finger Print Guru Absensi

Komentar