26 Jul 2018 15:10

Dugaan Pungli, Disdik Sumsel : Komite Sekolah Tidak Boleh Semena-mena

Dugaan Pungli, Disdik Sumsel : Komite Sekolah Tidak Boleh Semena-mena

Kaganga.com, Palembang - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan saat ini tengah menyelidiki dugaan perkara pungutan liar (pungli) yang telah terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di kota Palembang. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd, saat diwawancarai wartawan usai rapat paripurna di gedung DPRD Sumsel, Kamis (26/7/2018).

"Kita baru investigasi awal ceritanya gimana sih. Untuk SMA 6 sudah turun Irjen untuk mencari kebenaran atas dugaan pungli itu, jika laporannya sudah ada baru bisa kita lakukan tindakan. Sementara untuk yang di SMA 5, tim kita sudah dilapangan mencari informasi itu, mudah-mudahan satu atau dua hari ini sudah ada laporan," ungkapnya.

Menurut Widodo, sesuai Perda memang ada ruang bagi sekolah untuk menghimpun dana dari masyarakat dengan membuat surat ijin yang mengalokasikan minimal 20 persen dari jumlah siswa di sekolah tersebut. Sementara di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), sekolah juga dapat menghimpun dana dari orang tua siswa dengan alokasi yang sama.

"Seharusnya dipilah-pilih dulu siapa saja yang akan dimintai sumbangan untuk pengumpulan dana. Komite sekolah juga tidak bisa semena-mena mempedomani juknis terkait Perda itu, karena ada Permendikbud dan Perda Sekolah Gratis," tegas Widodo.

Oleh karena itu, dirinya berharap ada komunikasi antara sekolah dengan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk memastikan Program Sekolah Gratis berjalan di tiap sekolah.

Penulis : Achmad Fadhil
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pendidikan disdik sumsel

Komentar