17 Nov 2016 09:10

Mahasiswa Unsri Usung Cerita Siti Zubaedah di Pentas Seni Dulmuluk

Mahasiswa Unsri Usung Cerita Siti Zubaedah di Pentas Seni Dulmuluk

Kaganga.com, Palembang - Ratusan Mahasiswa dan Pelajar mengantri untuk menyaksikan pentas Seni Dulmuluk Versi Siti Zubaidah, Pentas Seni ini diadakan oleh Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Sriwijaya di Gedung Graha Budaya Jakabaring Palembang, Rabu (16/11).

Selaku sutradara dalam Pentas Seni Drama dan juga merupakan Mahasiswa UNSRI Fakultas FKIP Bahasa Indonesia, Ariska menjelaskan, mereka mengangkat sebuah cerita seni drama budaya Dulmuluk yang berversi Zubaidah karena dalam hal ini mereka ingin menceritakan sebuah kisah poligami yang penuh pro dan kontra serta kisah kesederhanaan seorang putri yaitu Zubaidah.

"Kami disini juga menjelaskan kepada para penonton bahwa sang zubaidah adalah seorang putri yang tidak menunjukan bahwa dirinya adalah putri, maka kami berharap kita semua yang menyaksikan pentas seni drama ini dapat mengambil maknanya bahwa jangan pernah menilai seseorang dari luar nya saja, karena drajat dan martabat kita sebenarnya sama serta jangan pernah kita menunjukan sebuah kesombongan atas apa yang kita miliki," jelasnya.

Ada pula penonton yang merupakan salah satu mahasiswa yang berasal dari Tokyo Jepang Mizuki Murayama (22), Mizuki merupakan Mahasiswa berprestasi yang di kirim oleh negaranya untuk mengembangkan ilmu bahasa asing yaitu Bahasa Indonesia, Mizuki mendapatkan Beasiswa dari Indonesia untuk menambah ilmunya dalam berbahasa indonesia, Mizuki adalah salah satu mahasiswa pertukaran pelajar antara Jepang dan Indonesia, ia memiliki kesempatan Studi di Indonesia selama Satu tahun di jurusan Bahasa Indonesia Universitas Sriwijaya.

Mahasiswa Jepang yang baru dua bulan menginjakan kaki di Indonesia Mizuki Murayama mengatakan, dia sangat menyukai Seni Drama yang ditampilkan tersebut,"saya sangat terhibur dengan budaya palembang sumatera selatan, saya baru pertama kali melihat seperti ini, sangat menarik dan lucu, wajah yang di hias sangat unik mengembirakan kagum atas seni dari indonesia, saya memang baru mengerti sedikit banyak bahasa indonesia, karena kata - nya cukup susah tapi saya mengerti apa yang di katakan hanya saja pengucapannya saja yang cukup sulit"jelasnya

Baginya Seni yang yang di tampilkan ini sangat menarik"acara ini menarik, unik dan lucu, dandanan dari mereka itu yang membuat saya suka, kalau di jepang yang seperti Dulmuluk ini ada namanya Kabuci namun itu juga masih beda, kalau Kabuci lebih serius tapi kalau ini menarik karena kelucuannya, pastinya saya suka Style Indonesia"tutup Mizuki

Penulis : Ebi Murdani
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pentas Seni Unsri

Komentar