12 Apr 2017 11:00 | 71

Oknum Kepala Sekolah Diduga Lakukan Pungutan Liar

Oknum Kepala Sekolah Diduga Lakukan Pungutan Liar

Kaganga.com, Kayuagung - Oknum salah satu Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri  di Kecamatan Pedamaran Timur, berinisial AWD, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut.

Ironisnya, praktek Pungli tersebut diduga dilakukannya selama dirinya menjabat sebagai Kepala Sekolah atau selama lebih kurang tiga tahun. Dengan berdalil sebagai sumbangan hibah, infaq atau sedekah, AWD diduga memungut pungutan liar tersebut sebesar Rp 40 ribu per siswa.

Ketua Lembaga Independen Bela Rakyat (Libra) OKI, Siti Aisyah mengatakan, pada praktiknya, oknum Kepala SMP tersebut setiap bulan mewajibkan siswanya untuk membayar iuran sebesar Rp 40 ribu, terkecuali siswa yang mendapat Program Indonesia Pintar (PIP) atau Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Siswa itu hanya diwajibkan membayar per enam bulan sekali atau sebesar Rp 240 ribu per siswa setiap pencairan dana bantuan siswa tersebut. “Dengan memotong langsung uang bantuan yang diterima oleh siswa tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan Siti, jika dikalkulasikan pungutan liar yang diduga telah dilakukan oleh oknum Kepala SMP itu diperkirakan mencapai Rp 194 juta selama 36 bulan terhadap 135 siswa. “Kita kalikan saja dari 135 siswa dikali Rp 40 ribu, dikali 36 bulan, totalnya mencapai Rp 194 jutaan uang yang dipungut AWD,” ungkapnya.

Selain itu, kata Siti, oknum Kepala SMP Negeri di Pedamaran Timur tersebut, diduga juga telah melakukan pelanggaran terhadap penggunaan dana BOS sebesar Rp 92.587.500 dan sesuai petunjuk teknis (Juknis) wajib dikembalikan ke satuan pendidikan.

Dikatakannya, apa yang telah dilakukan oknum Kepala SMP tersebut sudah menyalahi aturan. Pasalnya iuran yang ditarik oleh AWD itu tidak didasari dengan alasan yang jelas. Dan diduga uang iuran tersebut dipergunakan untuk memperkaya diri, bukan untuk kepentingan pendidikan.

Atas dasar itu, dirinya berharap kepada pihak berkompeten agar bertindak tegas terhadap apa yang telah dilakukan oleh oknum Kepala SMP Negeri di Pedamaran Timur tersebut. “Kita pinta kepada Inspektorat memberikan tindakan tegas, seperti pemecatan terhadap AWD sebagai Kepala SMP Negeri di Pedamaran Timur,” tandasnya

Penulis : Faetya Taba
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pungli Sekolah OKI

Komentar