26 Sep 2020 19:35

Peletakkan Batu Pertama, Smart School Indonesia Akan Menjadi Sekolah Kekinian yang Berbasis Digital

Peletakkan Batu Pertama, Smart School Indonesia Akan Menjadi Sekolah Kekinian yang Berbasis Digital

Kaganga.com,Palembang - Ketua Pembina Yayasan Gudang Hikmat Palembang yang juga founder My School Johannes Agus Taruna akan membuka sekolah baru yang berbasis digital dan memakai kurikulum entrepreneur sesuai kebutuhan di era saat ini.

Konsep Smart School Indonesia yang akan dibangun di Jalan Brigjen Hasan Kasim Palembang ini merupakan sekolah kekinian yang berbasis digital. Hal inipun diakuinya ketika peletakan batu pertama di lahan yang sudah di persiapkan untuk pembangunan Smart School Indonesia.

" Ya, sekolah kekinian yang berbasis digital, memakai kurikulum entrepreneur," katanya saat selesai melakukan peletakan batu pertama di lahan yang sudah dipersiapkan untuk Smart School Indonesia, Sabtu (26/09/2020).

Nantinya Smart School Indonesia ini akan digabungkan dengan My School.

"Begitu selesai pembangunan yang diperkirakan selesai April 2021, My School akan digabungkan dengan Smart School Indonesia jadi nanti semua belajar di sini,"

"Di Smart School Indonesia ini juga menawarkan fasilitas unggulan, anak-anak akan merasakan space - space yang dibuat khusus agar anak semakin kreatif lagi, seperti learning space, hush space, broadcast space, dan lainnya," ujarnya.

Di space-space ini juga anak-anak akan belajar desain grafis, broadcasting, kemudian membuat video, membuat visual. Untuk kemudian semua karyanya akan dipublikasi dan dipamerkan.

Ditambah lagi kurikulum berbasis entrepreneur yang nantinya sekolah ini akan melahirkan anak-anak yang ahli dalam bidang entrepreneur.

"Entrepreneur di sini bukan soal pengusaha karena pengusaha itu bicara tentang ide-ide yang sudah ada tapi kalau entrepreneur itu menciptakan ide baru jadi di sekolah ini anak-anak dilatih menciptakan ide baru," jelasnya.


Dari kecil anak-anak dilatih agar mampu memiliki skill dan mampu menciptakan ide-ide baru dan itu disebut entreprenuer.Konsep Smart School Indonesia ini sendiri diakui Yo sapaan akrabnya baru pertama kali di Palembang dan ada beberapa di Indonesia.

"Jadi kami didukung oleh orang-orang berbakat, dan tentu konsepnya serba digital karena kedepannya kita akan menghadapi dunia yang berhubungan serba digital," pungkasnya.

Smart School Indonesia ini akan dibangun dengan luas 5 ribu meter persegi, dengan luas tanah 13.500 meter persegi.

Rencananya Smart School Indonesia akan dibangun gedung dengan luas kurang lebih 500 meter persegi dan memiliki 4 lantai.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : pendidikan

Komentar