17 Jan 2019 21:35

PerMen Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Mulai Diterapkan di Palembang

PerMen Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Mulai Diterapkan di Palembang

kaganga.com,Palembang - Terkait terbitnya Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur tentang penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019.Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Herman Wijaya mengaku sebenarnya Permen 51/2018 tersebut tidak jauh beda dengan aturan PPDB tahun lalu, hanya saja persyaratan KK pada sistem zonasi harus yang diterbitkan minimal 1 tahun sebelum mendaftar.

"Kalau saya perhatikan sama saja itu, tidak banyak berubah," kantanya (17/01/2019).

Menurutnya Permen itu juga diatur bahwa PPDB dilakukan dengan 3 jalur, yaitu minimal 90 persen merupakan siswa bersasarkan zonasi, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen lagi disedikan untuk jalur siswa pindah. Mengenai zonasi minimal 90 pesen ini, diakui Herman tidak bisa diterapkan sepenuhnya di Kota Palembang.

Sebab di Palembang jumlah daya tampung sekolah tidak sebandung dengan jumlah siswa yang bakal daftar. Jika diterapkan sepenuhnya zonasi maka siswa yang terakomodir hanya yang domisili paling dekat degan sekolah.

"Misalnya suatu skolah memiliki daya tampung 200 siswa, dengan radius zonasi 2 KM, sedangkan jumlah siswa di zonasi itu 400 misalnya maka yang bisa diterima hanya radius 1 KM saja. Lalu bagaimana dengan yang berada di radius 2 KM itu?. Makanya tidak bisa," jelasnya.

Dijelaskannya di Palembang akan di buat Peraturan Walikota (Perwali) untuk meratakan sistem zoansi ini. Tujuannya untuk mengakomodir calon siswa yang yang domisilinya agak jauh dari sekolah. "Nanti akan diterapkan zonasi tetapi tetap ada tes juga," jelasnya.

Meski Herman tak menyebut jumlah daya tampung SD dan SMP secara detil. Namun dia mengatakan sesuai dengan aturan Permendikbud dalam satu sekolah tingkat SD maksimal hanya boleh 4 ruang belajar (rubel) per kelas. Sedangkan q rumbel tidak boleh lebih dari 32 siswa. "Jumlah SD di Kota Palembang sekarang 248 sekolah," bebernya.

Sedangkan SMP sesui degan Permendikbud juga dalam satu sekolah tidak boleh lebih dari 11 rubel perkelas. Satu kelas maksimal 32 siswa. Sedangkan jumlah SMP di Kota Palembang ada 60 sekolah.

"Tahun ini siswa SD yang akan tamat sekitar 28 ribu. Sedangkan daya tampung SMP sekitar 16 ribu siswa. Artinya ada sekitar 16 ribu lagi siswa yang tidak bisa masuk sekolah negeri, harus masuk sekolah swasta. Meski begitu sejauh ini tidak ada siswa putus sekolah. Makanya sekolah swasta juga bakal penuh siswa," tutupnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Per Men Penerimaan Siswa Ba

Komentar