26 Des 2018 18:05

Sekolah yang Wajibkan "Study Tour", Siap-siap Tunggu Sanksi Disdik

Sekolah yang Wajibkan

Kaganga.com, Palembang - Memasuki jeda semester ajaran baru. Biasanya banyak dimanfaatkan setiap sekolah untuk melakukan study tour. Bahkan dana yang dikeluarkan cukup merogok kantong lumayan besar.  Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel sendiri sudah mengeluarkan kebijakan agar sekolah tidak melakukan study tour keluar daerah maupun keluar negeri. Selain demi keselamatan bersama, kebijakan tersebut atas dasar antisipasi dengan keaadaan alam yang tidak bisa diduga.

Pasalnya, dalam beberapa bulan ini, cukup banyak bencana yang terjadi.  Dijelaskan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs H Widodo, MPd. Himbauan ini diharapkan dapat ditaati berbagai sekolah.

Sebab menurut dia sekolah tidak perlu melakukan kegiatan yang mubazir. "Mengenai study tour yang dilakukan sekolah, kita tidak melarang sama sekali akan tetapi lebih baik study tour dilakukan pada daerah sendiri terlebih dahulu. Hal ini, jauh lebih baik dari pada mengunjungi daerah lain,"katanya (26/12/2018) .

Ia berharap agar pihak sekolah lebih mengarahkan kepada siswa untuk lebih mengenal wilayah sendiri dibandingkan mengajak siswa ke luar kota yang belum tentu memberikan pengetahuan yang lebih baik dari daerah sendiri.  "Kami merekomendasikan kepada pihak sekolah di Sumsel agar tidak melakukan study tour ke luar kota. Lebih baik tujuan study tour dilakukan di daerah sendiri, banyak tempat di Sumsel yang memiliki daya tarik pengetahuan apabila dikunjungi oleh sekolah-sekolah. Apabila telah dirasa telah cukup, barulah mengunjungi tempat-tempat lain di luar Sumsel, terlebih dengan keadaan sekarang yang tidak bisa kita duga, banyaknya bencana alam pun menjadi antisipasi berbagai pihak untuk study tour keluar pulau atau keluar provinsi" jelasnya. 

Masalah study tour, pihak sekolah sudah jauh lebih paham tempat-tempat yang bepotensi keilmuan untuk dikunjungi. Serta sekolah juga harus memikirkan dampak positif dan negatif dari kegiatan study tour. "Saya berpesan kepada sekolah yang ingin melakukan study tour. Hindari liburan yang tidak bermanfaat, karena akan membuang-buang waktu saja. Study tour juga bisa diganti dengan kegiatan yang bisa mengarahkan siswa untuk ikut serta semua, sedangkan study tour sendiri belum tentu semua siswa bisa ikut karena masalah biaya,"jelasnya. 

Lebih lanjut, Disdik Sumsel akan memberikan sanksi tegas bagi sekolah yang memaksakan siswa untuk mengikuti kegiatan studi tour yang dilakukan pihak sekolah.  "Apabila nantinya ditemukan adanya pemaksaan untuk mengikuti study tour, lebih baik kegiatan tersebut dibatalkan saja, takutnya nanti study tour tersebut akan menjadi kepentingan tertentu. Untuk itu, kegiatan study tour diganti dengan kegiatan lain, agar semua siswa bisa merasakan,"tutupnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Disdik Sumsel

Komentar