15 Okt 2020 13:45

Bawa Keranda Jenazah, Buruh Lakukan Aksi Tolak Omnibus Law

Bawa Keranda Jenazah, Buruh Lakukan Aksi Tolak Omnibus Law

Kaganga.com, Palembang - Ratusan Buruh dan Pekerja dari berbagai organisasi di kota Palembang melakukan aksi menolak RUU Cipta Lapangan Kerja di simpang lima Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (15/10/2020). 

Sambil membawa keranda Jenazah masa aksi menyerukan berbagai tuntutan terkait penolakan mereka terhadap RUU Cipta Lapangan Kerja. 

Aminoto salah satu Kordinator Lapangan pada aksi kali ini menjelaskan jika aksi hari ini bukan hanya dihadiri dari oraganisasi Buruh dan Pekerja di Palembang, ada juga yang datang dari berbagai kabupaten kota di Sumsel seperti dari Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Ogan Ilir.  

"Jelas Tuntutan kita para Buruh pada aksi ini UUD Umnibus Law, RUU ini di nilai banyak merugikan Buruh dan Pekerja. Kami khawatir RUU ini bukan hanya merugikan Buruh dan Pekerja saat ini, tapi juga bisa sampai ke anak cucu dan masa depan anak anak bangsa Indonesia," terang Aminoto. 

Lanjutnya, Pihaknya berharap agar RUU ini tidak jadi di berlakukan. Menuntut agar DPR RI memperbaiki keasalahan dengan tidak memberlakukan RUU Cipta Kerja.  

"Kami meminta agar DPRD Provinsi Sumsel, menampung aspirasi ini dan menyampaikanya ke DPR RI ataupu presiden Indonesia. Tujuanya agar presiden mengeluarkan Perpu membatalkan RUU Cipta Kerja," ungkapnya.  

Massa yang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian sempat melaksanakan Solat Zuhur berjamaah di belakang Mobil Komando.  

Terlihat masa yang melaksanakan solat Zuhur tetap dalam Protocol Kesehatan seperti menggunakan Masker, Dikelilingi kawat berduri, jalanya solat Zuhur berlangsung Khusuk dengan Imam pemimpin solat didepan masa aksi

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Omnibus Law Penolaka UU Cipta Kerja

Komentar