8 Sep 2020 16:25

Beri Uang Sedikit, Sopir Truk di Palembang Dianiaya Sejumlah Anak Jalanan 

Beri Uang Sedikit, Sopir Truk di Palembang Dianiaya Sejumlah Anak Jalanan 

Kaganga.com, Palembang - Taswin Simanjuntak, seorang sopir truk dianiaya sejumlah anak jalanan di simpang lampu merah Alang-Alang Lebar, Palembang. Penyebab terjadinya penganiayaan tersebut dipicu karena sejumlah anak jalanan tersebut tidak terima diberi uang dengan jumlah yang diberikan sang sopir.    

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9) saat Taswin tengah melintas dari arah Terminal Alang-Alang Lebar menuju jalan Soekarno-Hatta.   

Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban didatangi oleh belasan anak jalanan yang meminta sejumlah uang kepadanya.    

“Kejadiannya di simpang lampu merah Alang-Alang Lebar. Saya sedang melintas tiba-tiba datanglah pengamen atau anak jalanan,” ungkap Taswin, Selasa, (8/9/2020).   

Taswin menjelaskan, saat itu ia telah memberikan sejumlah uang kepada sejumlah anak jalanan tersebut, namun ditolak karena uang yang diberikan Taswin sedikit bagi mereka.    

Dalam situasi lalu lintas padat dan sedang lampu merah, truk yang dikendarai Taswin dilempari batu bahkan Taswin dianiaya oleh belasan anak jalanan tersebut dengan menggunakan rantai.    

"Saya beri tapi mereka menolak, katanya terlalu sedikit dan saat itu mobil saya langsung dilempari batu. Kepala saya dipukul pakai rantai sampai bocor,” jelasnya.   

Taswin mengatakan anak jalanan tersebut bertambah banyak, sehingga Taswin memilih tancap gas dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami, Palembang.    

"Saya sudah buat laporan dan minta agar para pelaku ditangkap. Ini sudah sangat membahayakan, mereka sudah lama dan tidak pernah ditertibkan, bikin resah sopir,” terang Taswin.   

Sementara Kapolsek Sukarami, AKP Satria mengaku sudah menerima laporan itu. Ia pun telah meminta keterangan saksi-saksi terkait untuk menindaklanjuti laporan korban.   

“Laporan sudah diterima, ini saksi-saksi sedang diperiksa untuk ditindaklanjuti,” tutup Satria.

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Peristiwa

Komentar