4 Feb 2018 15:00 | 43

Dipecat PERADI, Fredrich Yunadi Tidak Bisa Jadi Pengacara Lagi

Dipecat PERADI, Fredrich Yunadi Tidak Bisa Jadi Pengacara Lagi

Kaganga.com, Jakarta - Setelah resmi ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) secara resmi memberhentikan Fredrich Yunadi sebagai pengacara yang menjadi terpidana dalam kasus korupsi tersebut.
Wakil Sekjen Peradi, Rivai Kusumanegara mengatakan, Fredrich diberikan waktu untuk mengajukan banding jika keberatan dengan keputusan Dewan Kehormatan Daerah (DKD) Peradi tersebut.

"Tepatnya diberhentikan secara tetap oleh DKD, tapi yang bersangkutan masih memiliki hak untuk mengajukan banding dalam waktu 21 hari," kata Rivai.

Peradi kata Rivai memutuskan bahwa Fredrich terbukti melanggar Kode Etik Advokat Indonesia (KEAI). Namun kata dia, pelanggaran yang dilakukan Fredrich bukan terkait kasus dugaan perintangan penyidikan di KPK.

"Betul (pelanggaran etik), tapi tidak ada kaitannya dengan obstruction of justice," ungkapnya.

Menurut Rivai, putusan pemecatan ini dibacakan dalam sidang pembacaan putusan DKD Peradi Jakarta pada Jumat (2/2) kemarin. Fredrich dinyatakan bersalah karena menelantarkan klien setelah menerima honorarium sebesar Rp 450 juta. Konsekuensinya, Fredrich terancam tak dapat melanjutkan profesinya sebagai pengacara.

"Jika diberhentikan secara tetap berarti tidak dapat menjalankan profesi sebagai pengacara lagi," pungkasnya.

Penulis : Achmad Fadhil
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Fredrich Yunadi KPK PERADI

Komentar