10 Mei 2026 19:15

Korban Kedua Anak Hanyut di Sungai Musi Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Kedua Anak Hanyut di Sungai Musi Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Kaganga.com EMPAT LAWANG - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban kedua dalam peristiwa hanyutnya dua anak di Sungai Musi, Desa Karang Gede, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, setelah empat hari pencarian intensif.

Korban bernama Elsa (12), siswi SD Negeri 01 Sikap Dalam. Ia ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 08.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Elsa ditemukan mengapung di tepi sungai wilayah Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat, sekitar 9 kilometer dari titik awal kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali terlihat oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. Warga kemudian bersama masyarakat setempat melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke rumah duka.

Sebelumnya, korban pertama bernama Bulan (12) telah ditemukan lebih dulu pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Bulan ditemukan di Desa Gelanggang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, sekitar 50 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Peristiwa tragis tersebut bermula pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kedua korban bersama empat teman mereka pergi ke Sungai Musi untuk mandi dan berenang sepulang sekolah.

Saat berada di sungai, Elsa dan Bulan tiba-tiba terseret arus deras. Tiga teman mereka berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai. Namun, Elsa dan Bulan hanyut sambil berpelukan hingga akhirnya tenggelam.

Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara spontan, tetapi keduanya tidak berhasil ditemukan. Diketahui, Elsa dan Bulan tidak memiliki kemampuan berenang.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

“Pencarian hari keempat membuahkan hasil. Seluruh korban telah ditemukan. Kami berterima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat sejak awal pencarian,” ujar Raymond, Minggu (10/5/2026).

Raymond juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak dan warga yang tidak dapat berenang.

“Peran pengawasan orang tua sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas saat berada di sungai,” pesannya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Peristiwa Seputeran Kito Anak hanyut

Komentar