13 Sep 2015 18:05 | 6100

Kritis, Pasien BPJS Kesehatan Dipaksa Pulang

Kritis, Pasien BPJS Kesehatan Dipaksa Pulang

 

Kaganga.com, Palembang- Sungguh ironis nasib yang dialami Masyita Dewi Koraia, Dosen Teknik Sipil Spesial transportasi basis lingkungan Politeknik Sriwijaya (Polsri). Pasalnya sudah mengidap penyakit paru-paru stadium IV kini dirinya juga dipulang paksa oleh pihak Rumah Sakit Umum Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Masyita Dewi Koraia masuk RSMH Palembang pada 1 Agustus yang lalu menggunakan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan sudah beberapa kali dilakukan kemotherapy, meskipun telah sembilan kali melakukan kemotherapy namun kondisi Masyita Dewi Koraia malah semakin memburuk dan bahkan sekarang kondisinya sedang koma di ruang lematang indah 1 nomor 2.

Tak hanya sampai disitu penderitaan yang dialami Masyita Dewi Koraia yang merupakan pasien BPJS kesehatan ini, bahkan dirinyapun dipaksa pulang oleh pihak RSMH dan bahkan pihak RSMH telah menyiapkan ambulance untuk membawanya pulang.

Salah satu keluarga, Syaiful Haq mengungkapkan jika sebelum melakukan kemo, pasien masih dalam keadaan yang lebih baik. Kakak kandung Masyita ini tidak menyangka jika adiknya dilarikan ke rumah sakit malah bertambah parah. "Sebelumnya Ita masih bisa berdiri dan makan seperti orang normal biasanya, namun sekarang ia hanya terbujur kaku di kamar pasien, bahkan makan harus dipaksa masuk ke mulut," katanya kepada Kaganga.com, (13/9/2015).

Dengan keadaan yang buruk tersebut, pada 10 Agustus keluarga dipanggil oleh pihak RSMH dan memaksa pasien keluar dari Rumah Sakit. Namun dirinya sempat menolak karena dirinya menilai kondisi adiknya masih dalam keadaan parah. “Saya memohon kepada pihak RSMH untuk diberikan waktu hingga Senin (14/9) nanti. Tapi pihak RSMH pada 11 Agustus kembali memaksa pulang,” ujar Syaiful.

   Syaiful mengungkapkan, agar adiknya tidak dipulangkan secara paksa oleh pihak RSMH dirinya memposting disosial media dan meminta pertolongan agar ada yang mau membantu setidaknya pihak rumah sakit mau menunda pemulangan adiknya tersebut secara paksa. “Alhamdulillah, setelah membagikan postingan ini akhirnya banyak orang baik mahasiswa pasien, maupun sahabat yang menjenguk untuk melihat keadaan adik saya. Melihat banyak yang berkunjung saya kira pihak rumah sakit tentunya akan merasa tidak enak, karena memang benar adik saya akan dipulangkan secara paksa," ungkapnya seraya menambahkan pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa lagi jika pada senin (14/9) nanti pihak RSMH kembali memaksa pulang.

Sementara itu, Humas RSMH, Emma saat dikonfirmasi mengatakan, jika ini bukan kasus pemulangan secara paksa. "Pihak RS memang sudah meminta agar pasien segera dipulangkan, namun tidak secara paksa," tegasnya.

Emma menambahkan, pasien yang mengidap kangker paru-paru tersebut sudah dalam keadaan yang baik, maka dari itu pihak rumah sakit membiarkan agar pasien segera dipulangkan. "Justru dalam keadaan yang membaik kita berani memulangkan pasien, kita sediakan ambulance untuk pasien pulang, tidak ada yang namanya pemulangan paksa," ujarnya.

Penulis : Fadhila Rahma
Editor : Gaara Nasution

Tag : Pasien BPJS Dipaksa Pulang RSMH paru-paru

Komentar