19 Nov 2020 15:15

Mahasiswa UIN Lakukan Aksi Tuntut Pembebasan Rekan Mahasiswa yang Ditahan

Mahasiswa UIN Lakukan Aksi Tuntut Pembebasan Rekan Mahasiswa yang Ditahan

Kaganga.com, Palembang - Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Negri (UIN) Raden Fattah Palembang melakukan Aksi Damai di depan kantor Pemerintahan Provinsi Sumsel.

Pada aksi kali ini, Mahasiswa menuntut agar dibebaskannya ke Empat rekan mereka yang ditahan atas dugaan perusakan kendaraan PAMOVIT Polda Sumsel saat terjadi aksi didepan Kantor DPRD Sumsel beberapa waktu lalu.  

Teja Anggara selaku kordinator lapangan pada aksi kali ini mengatakan jika aksi yang mereka lakukan menuntut pembebasan ke empat rekan mereka yang ditahan dengan dasar ke empat rekan mereka tersebut masih berstatus mahasiswa aktif. 

"Selain itu, tuntutan lainnya, meminta agar pemerintah Provinsi Sumsel yang dalam hal ini di pimpin Gubernur Sumsel Herman Deru dapat menjamin penangguhan ke empat rekan mereka ataupun mahasiswa lain yang masih ditahan di Polda Sumsel," kata Teja, Kamis (19/11).  

Menurut Teja, bahwa ke Empat rekan mereka yang ditahan merupakan korban Provokasi dari pelaku utama yang sampai saat ini belum ditangkap.

"Kami sekapat jika kawan kawan kami ini merupakan Korban Provokasi bukan pelaku utama atau otak dari pengrusakan kendaraan tersebut," tegasnya. 

Sementara itu, Gubernur Provinsi Sumsel Herman Deru yang menemui langsung para aksi berjanji jika dirinya akan menjadi penjamin tuntutan pembebasan ataupun penangguhan yang akan di lakukan baik dari sesama rekan mahasiswa ataupun orang tua dari mahasiswa yang ditahan.  

"Sebelum saya menemui kalian (Para Aksi) saya komunikasi ke salah satu pimpinan Polda Sumsel, dan saya katakan bersedia menjadi penjamin, secara pribadi atau juga secara kelembagaan," kata Deru. 

Lanjut Deru, ia meminta agar orang tua dari ke empat mahasiswa yang ditahan segera menuliskan surat penangguhan yang nanti akan ia tanda tangani sebagai penjamin.  

"Silakan tulis suratnya, nanti berikan ke saya untuk saya tanda tangani. Rekan mahasiswa lain kawal surat ini dan hantarkan ke Polda Sumsel dengan prosedur yang benar. Diantara sekian banyak regulasi tentang penangguhan, saya merespon karena ini cara yang legal. Sebagai penjamin diluar keluarga saya akan ikut menjaminkan," pungkasnya.  

Diketahui Empat Mahasiswa yang ditahan atas Dugaan Pengrusakan Kendaraan Pamovit Polda Sumsel merupakan satu mahasiswa UIN RD Palembang, Satu Mahasiswa Univ. Muhammadiyah Palembang, Satu Mahasiswa Politekhnik Negri Sriwijaya dan Satu Mahasiswa Stisipol Palembang.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Unjuk Rasa Mahasiswa

Komentar