28 Jul 2026 19:15

Pertahankan Ponsel dari Jambret, Pelajar SMP di Palembang Terseret Motor Pelaku hingga 7 Meter

Pertahankan Ponsel dari Jambret, Pelajar SMP di Palembang Terseret Motor Pelaku hingga 7 Meter

Kaganga.com PALEMBANG – Keberanian Muzaffar Aqhari Ahmad (14) mempertahankan telepon genggamnya dari aksi dua pelaku jambret justru berujung petaka. Pelajar SMP Negeri 10 Palembang itu terseret sejauh sekitar tujuh meter setelah berusaha menggagalkan pelaku yang merampas ponselnya di depan rumahnya.

Akibat kejadian tersebut, Muzaffar mengalami luka tusuk di kepala yang harus mendapat dua jahitan serta luka lecet di sejumlah bagian tubuh. Korban kemudian dilarikan ke RS Hermina Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.

Tidak terima keponakannya menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas), bibi korban, Efflyndah (56), melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (27/7/2026) malam. Ia berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum.

Efflyndah menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 20.08 WIB di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, RT 10 RW 03, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Saat itu, korban sedang bermain ponsel di depan rumah. Tiba-tiba dua orang yang berboncengan sepeda motor berhenti di depan korban. Salah seorang pelaku kemudian turun dan langsung merampas ponsel milik Muzaffar.

"Korban sedang bermain HP di depan rumah. Tiba-tiba dua orang pelaku datang menggunakan sepeda motor, berhenti, lalu salah satunya langsung merampas HP korban," ujar Efflyndah.

Korban sempat memberikan perlawanan sehingga pelaku yang turun dari motor terlihat kewalahan. Pelaku kemudian kembali naik ke sepeda motor yang dikendarai rekannya untuk melarikan diri.

"Saat pelaku naik ke motor, keponakan saya berusaha mempertahankan motornya dari belakang. Akibatnya korban terseret hingga sekitar tujuh meter," katanya.

Selain mengalami luka di kepala dan lecet di tubuh, korban juga kehilangan satu unit ponsel Poco X7 yang dibawa kabur pelaku.

Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan telah menerima laporan tersebut.

"Laporan korban sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan serta mengungkap identitas pelaku," ujarnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Pemprov Sumsel Seputeran Kito Peristiwa

Komentar