13 Okt 2020 17:35

Puluhan Pelajar di Palembang Ditangkap Akibat Penyalahgunaan Almamater  

Puluhan Pelajar di Palembang Ditangkap Akibat Penyalahgunaan Almamater  

Kaganga.com, Palembang - Terkait aksi lanjutan tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Palembang, polisi masih menjaring dan mengamankan puluhan pelajar di Simpang Lima kantor DPRD Sumatera Selatan kemarin, Selasa (12/10/2020). Puluhan pelajar tersebut diamankan karena penyalahgunaan atribut almamater milik mahasiswa.    

Saat aksi tersebut digelar di kantor DPRD Sumsel, polisi melakukan penyekatan akses masuk. Seluruh kendaraan hingga barang bawaan peserta aksi diperiksa tim gabungan Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang.   

Diketahui, ada beberapa pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) yang diamankan tim tengah. menggunakan almamater biru dan kuning. Almamater sengaja dipakai untuk mengelabui petugas saat menggelar aksi.   

Menurut salah satu pelajar yang ditangkap, Dimas, ia sengaja menyewa almamater agar bisa mengikuti aksi demo.    

"Saya sewa almamater pak, sengaja sewa untuk ikut demo tolak omnibus law,” kata Dimas, Selasa (13/10/2020).   

Saat petugas meminta keterangan dari puluhan pelajar tersebut, mereka mengakui mengikuti aksi demo tersebut karena ajakan dari teman mereka.    

"Tidak ada tujuan pak, hanya ikut-ikutan saja. Ikutan teman biar bisa ikut meramaikan, itu juga karena diajak,” tutur Dimas.   

Selanjutnya, para pelajar yang telah diamankan tersebut langsung dibawa ke Subdit Jatanras Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang.   

Setidaknya, ada 14 orang yang dibawa petugas ke Subdit Jatanras dan untuk sisanya dibawa ke Mapolrestabes Palembang.    Kasubdit Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi yang ikut terjun ke lapangan kepada awak media mengatakan puluhan remaja itu dibawa untuk dilakukan pemeriksaan.   

“Mereka kita amankan ke Polda, tetapi ada juga yang dibawa ke Polrestabes. Sementara ini diperiksa. Diantaranya ada pelajar sama pengangguran yang diamankan,” terang Suryadi.   

Selain diamankan di Subdit Jatanras, kata Suryadi, puluhan pemuda tersebut kita lakukan pemeriksaan termasuk di test urinenya.   

“Ini langsung kita lakukan pemeriksaan dan tes urine kepada puluhan pemuda tersebut,” tegas Suryadi.

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : OMNIBUS LAW

Komentar