7 Jun 2018 17:35 | 111

Soal Kapal Tongkang Tabrak Jembatan Ogan, Dishub Sumsel: Kita Masih Selidiki

Soal Kapal Tongkang Tabrak Jembatan Ogan, Dishub Sumsel: Kita Masih Selidiki

Kaganga.com, Palembang - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pol Air Polda Sumsel dan Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Sumsel saat ini sedang menyelidiki kecelakaan kapal tongkang yang ditarik Tug Boat (TB) Jangkat yang menabrak Jembatan Ogan kemarin pukul 16.30 WIB, Rabu (6/6).

Hal ini diungkapakan Kepala Dishub Sumsel Nelson Firdaus saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (7/6).

Nelson mengatakan pihaknya bersama Pol Air, KSOP, BBPJN V sedang menyelidiki kecelakaan kapal tongkang. Saat ini, pihaknya sedang menunggu hasil dari penyelidikan.

“Kecelakaan ini kita masih tangani bersama pihak terkait mengapa bisa terjadinya kecelakaan dan juga menunggu hasil dari penyelidikan,” kata Nelson.

Jika hasil dari penyelidikan kecelakaan tersebut terungkap, lanjut Nelson, pelaku harus bertanggung jawab mengganti kerusakan sesuai dengan peraturan yang ada.

“Iya, menunggu hasilnya dulu dari penyelidikan. Yang pastinya penabrak itu wajib memperbaiki kerusakan jembatan dan rumah yang rusak akibat tabrakan itu,” jelasnya.

Nelson menjelaskan, kecelakaan kapal tongkang tersebut menambak pilar jembatan organ tujuan dari perairan Palembang melakukan bongkar material tiang pancang dari Pt Waskita Karya untuk pembangunan jalan tol. “Akibat kecelakaan kapal tongkang itu itu terjadi keretakan di pilar jembatan,” katanya.

Setelah kecelakaan tersebut, Dishub kota Palembang dan Satlantas Polresta Palembang langsung melakukan penutupan sementara pada jalur jembatan Ogan.

“Langsung dialihkan ke jembatan Ogan Baru dengan sistem buka tutup jalan. Intinya lalu lintas tetap berjalan,” ujarnya.

Nelson menambahkan, pasca kecelakaan kapal tongkang tersebut sudah dievakuasi di sekitar jembatan Musi 2 sehingga tidak menghambat lalu lintas di sungai musi.

“Yang pasti kecelakaan itu berpengaruh seperti terjadi penumpukan untuk lalu lintas di perairan sungai musi,” pungkasnya.

Penulis : Chandra Baturajo
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Kapal TOngkang Kertapati

Komentar