15 Okt 2020 19:35

Cegah Penyebaran Covid Semakin Bertambah Tegaskan Pilkada Harus di Tunda

Cegah Penyebaran Covid Semakin Bertambah Tegaskan Pilkada Harus di Tunda

Kaganga.com, Palembang - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di masa Pandemi Covid-19 terus menjadi perbincangan menarik. Pasalnya banyak pihak dari berbagai kalangan menginginkan agar penyelenggaraan Pilkada ini ditunda sampai masa Pandemi benar benar usai.

Seperti yang dikemukakan Ketua DPW PKB Provinsi Sumsel Ramlan Holdan. Kata Ramlan, jika tetap dijalankan Proses Pilkada tahun 2020 bukan tidak mungkin menimbulkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19. "Dalam masa pilkada Kerumunan itu tidak bisa di hindari, mulai dari masa pencalonan, Kampanye, pencoblosan dan perhitungan pasti banyak kerumunan masa. Makanya ini dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran covid-19," ungkap Ramlan saat menghadiri diskusi Publik dengan tema 'Efektifitas Pilkada di Masa Pandemi', berlokasi di Cafe Om Ndut Kota Palembang, Kamis (15/10).

Suara penolakan juga datang dari ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumsel, dr Rizal Sanif SpOG. Rizal menyampaikan jika sebaiknya Pilkada di Provinsi Sumsek di tunda terlebih dahulu. Hal ini disampaikanya mengingat hingga saat ini angka kematian akibat covid-19 di Sumsel masih cukup tinggi. "Angka kematian karena covid-19 saat ini mencapai 5,7 Persen. Jika masih dipaksakan dikhawatirkan angkanya semakin bertambah," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Rizal, 7 Daerah yang melakukan penyelenggaraan Pilkada di Provinsi Sumsel tidak memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. "Tentunya tenaga kesehatan semakin kewalahan. Apalagi dengan fasilitas yang tidak lengkap," terangnya.

Terlepas dari itu, kata Rizal, jika Pilkada tetap dilanjutkan, dirinya menganjurkan agar penyelenggara Pilkada benar benar menerpakan protocol kesehatan. "Kami harap Protocol kesehatan diterapkan dengan baik jika pilkada ini tetap akan dilanjutkan. Tapi jika bisa lebih baik ditunda saja," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumsel Kelly Mariana menerangkan jika pihaknya selaku penyelenggara Pilkada khusunya di Provinsi Sumsel mengatakan jika masyarakat tidak perlu khawatir dalam mengikuti proses pemilihan kepala daerah nantinya. Kata Kelly, Proses Pencoblosan sampai penghitungan suara nantinya akan tetap menggunakan Protocol kesehatan," ujar Kelly.

Dalam Hal ini, KPU Provinsi Sumsel juga telah gencar melakukan Sosialisasi untuk mendongkrak pemilih dalam Pilkada nanti. "Kita sudah ingatkan dengan KPU di 7 Daerah pilkada agar selalu melakukan sosialisasi baik dari media masa dan juga Media Sosial. Kita tahu bahwa tantangan terberat pilkada di masa pandemi seperti ini adalah minimnya pemilih," ungkapnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Covid 19

Komentar