7 Jun 2018 18:00

Gerbong KA Berhenti Dipintu Perlintasan Disoal

Gerbong KA Berhenti Dipintu Perlintasan Disoal

Kaganga.com, Muaa Enim - Keberadaan kereta api angkutan batubara dari arah Lahat menuju Palembang maupun dari arah Tanjung Enim menuju Palembang dan Lampung yang sering berhenti di sejumlah perlintasan di sepanjang jalan lintas Muara Enim-Palembang, dipersoalkan Fraksi Partai Demokrat DPRD Muara Enim. 

Pasalnya rangkaian kereta api yang berhenti di pintu perlintasan itu sering menimbulkan kemacetan arus lalu lintas yang cukup panjang, terlebih lagi pada sore hari ketika truk batu bara sudah mulai melintas. 

Menyikapi permasalahan itu, Bupati Muara Enim, Ir H Muzakir Sai Sohar, menjelaskan, pihaknya akan mengkordinasikan permasalahan itu dengan pihak PT KAI. 

Bupati juga menjelaskan bahwa penjagaan perlintasan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan pada perlintasan tertentu saat ini masih dijaga  oleh satu orang petugas. Kedepan akan ditingkatkan menjadi 2 orang petugas, sementara menunggu pemasangan pintu perlintasan yang telah diusulkan Pemkab Muara Enim kepada PT KAI.

Sementara itu, sejumlah masyarakat juga mengaku kecewa dengan pihak PT KAI, yang sering ditemukan kereta api rangkaian panjang mengangkut batubara dari Lahat menuju Palembang berhenti di pintu perlintasan kereta api Jalan Lintas Palembang, Kota Muara Enim.

Sehingga arus lalu lintas di jalan tersebut sering terjadi kemacetan. Terlebih lagi pada sore hari ketika truk batubara sudah mulai melintas. “Terkadang kalau kereta api tersebut telah berhenti di pintu perlitasan tersebut, antrian kendaraan yang terjebak macet di pintu perlitasan itu panjangnya sampai bundaran air mancur kota Muara Enim bahwa bisa sampai ke depan gedung Pemkab Muara Enim,” jelas Iyan salah seorang warga. 

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Gerbong KA Muara Enim

Komentar