26 Nov 2019 21:50

Kecelakaan di Perairan Sungai Musi, Serang Speedboat Meninggal Dunia 

Kecelakaan di Perairan Sungai Musi, Serang Speedboat Meninggal Dunia 

Kaganga.com, Palembang - Dedi Irawan (28), menjadi korban tabrakan Speedboat di Perairan Sungai Musi kawasan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang, Senin (25/11), sekitar pukul 18.00 WIB.   Dedi yang diketahui sebagai Serang (pengemudi kapal cepat) speedboat 40 PK Sentosa Jaya ini tewas setelah speedboat dikendarainya menabrak Kapal Motor Gandeng Deo Anugrah 05.  

Bermula dari Pono (45), serang kapal Deo Anugrah, warga Jalan Fakih Usman Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, bersama Temu (25), warga Ulak Kemang Kecamatan Pemulutan Barat, ABK motor gandeng, dan Malik (18), warga Desa Ulak Petangisan Kecamatan Pemulutan, juga ABK motor gandeng, sedang duduk-duduk di dalam kapal motor gandeng Deo Anugrah 05.  

Saat itu Sandar membawa kapal tongkang Deo Anugrah, yang tengah menurunkan jangkar di Perairan Sungai Musi di kawasan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II. Tak lama kemudian ketiganya mendengar suara benturan keras dari Speedboat.  

Ketiganya kemudian memeriksa, dan menemukan speedboat sudah hampir tenggelam di dekat Tongkang Deo Anugrah. Ketiganya dengan cepat memberikan pertolongan, sembari menarik speedboat yang mengalami kecelakaan tunggal itu menggunakan motor gandeng Deo Anugrah 05, ke tepian 16 UIu.  

Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Sat Polairud Polrestabes Palembang. Sebelum akhirnya melakukan pemeriksaan dan evakuasi korban yang meninggal akibat kecelakaan.  

Kasat Polair Polrestabes Palembang, Kompol Cahyo SIk mengaku, satu serang speedboat 40 PK Sentosa Jaya meninggal dalam kecelakaan air tersebut. “ korban mengalami luka robek di bagian wajah kanan, di kening kanan, lalu telinga juga dengan mengalami pendarahan. Jasadnya dievakuasi ke Dermaga Kapal Cepat atau Jetfoil dan dibawa ke RS Boom Baru Palembang,” terang Cahyo, Selasa (26/11/2019).  

Setelah kejadian pihak keluarga korban membawanya pulang untuk diurus secara layak dan dimakamkan. “ Jenazah korban diterima keluarganya dan langsung dibawa pulang tanpa pemeriksaan visum dengan bukti surat pernyataan,”pungkasnya

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Hukrim Seputeran Kito Speedboat Tabrakan

Komentar