22 Okt 2018 16:35

Menjaga Tradisi Panggang Kemplang Palembang di Tengah Perkotaan

Menjaga Tradisi Panggang Kemplang Palembang di Tengah Perkotaan

Kaganga.com, Palembang – Salah satu makanan khas Palembang yaitu kemplang memang identik dengan rasa ikan sungai yang renyah. Meskipun tidak seterkenal pempek Palembang, namun cemilan ini menjadi kudapan khas warga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

 

Tradisi memanggang kemplang pun kini sulit ditemukan. Ditengah banyaknya produsen cemilan Palembang yang modern, masih ada beberapa warga yang terus menjaga tradisi membuat cemilan khas ini di tengah perkotaan.

                                                                                                         

Jika memasuki kawasan Jalan Pipa Reja, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang, para pejalan kaki maupun pengendara kendaraan akan disuguhkan jejeran kemplang panggang Palembang yang terbungkus rapi.

 

Lapak jajanan ini awalnya cukup ramai di kawasan ini, namun lama-kelamaan hanya tinggal belasan saja yang masih bertahan. Tempat produksi pemanggangan kemplang Palembang ini cukup sederhana, yaitu di rumah pondok kayu.

 

Dari pagi hingga siang, para penjual Kemplang Palembang memanggang kemplang mentah di atas bara api hingga mengembang. Bahan kemplang ini merupakan potongan pempek lenjer yang dibuat khusus agar bisa mekar.

 

Ria, salah satu penjual kemplang Palembang mengatakan, dalam sehari jualannya bisa laku hingga 2.000 keping. Wanita berusia 59 Tahun ini sudah berjualan sejak tahun 2000.

 

“Kalau sekarang sudah banyak pelanggan yang sering kesini. Jika sedang ramai, 2.000 keping kemplang panggang langsung habis. Tapi kalau sepi, baru dua hari bisa habis sebanyak itu,” katanya kepada Kaganga.com, Senin (22/10/2018).

 

Kemplang mentah didapatkannya di kawasan Tebing Gerinting Palembang. Meskipun merupakan cemilan tradisional, sempat beberapa kali turis mancanegara datang dan membeli Kemplang Palembang dalam jumlah banyak. Harga satu bungkus kemplang sendiri dihargai Rp 15.000 hingga Rp 25.000.

 

Lain lagi dengan Uka (60), penjual Kemplang Palembang yang sudah merintis usaha ini sejak tahun 2014. Dalam sehari, ia memanggang dan menjual 500-600 keping kemplang dengan ragam rasa, yaitu rasa udang, ikan orisinil dan ikan rasa kunyit.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Kemplang Panggang Budaya Kuliner

Komentar