8 Nov 2019 19:35

Salah Prediksi, Ternyata Kemarau Masih Berlangsung

Salah Prediksi, Ternyata Kemarau Masih Berlangsung

Kaganga.com, Palembang - Titip Panas (HotSpot) kembali memperbanyak jumlahnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini juga mengakibatkan Kabut Asap kembali muncuk di kota Palembang dan sekitarnya.

Ternyata, hal ini melenceng dari prediksi BMKG Sumsel yang sempat menyatakan kalau sumsel mulai memasuki musim penghujan. Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan menurut laporan BMKG Sumsel terkait anomali cuaca di Sumsel yang diluar perkiraan.

"Kita tentu masih tetap siaga ini agar berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya Satgas dibubarkan pada 31 Oktober, karena kemarau telah usai", ujarnya usai Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Wilayah Sumsel, Jumat (9/11).

Deru menyebutkan, status siaga tanggap darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel kembali diperpanjang hingga 30 November mendatang.

Dimana sebelumnya status siaga Karhutla diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sampai 10 November. Artinya, perpanjangan status siaga kurang lebih mencapai 20 hari dari biasanya pembubaran Satgas Karhutla dilakukan per 31 Oktober 2019.

Saat perpanjangan sebelumnya selama 10 hari dengan jumlah personil yang dikerahkan 850 personil, terlihat adanya penurunan jumlah titik hotspot sehingga personil langsung di perintahkan untuk mundur. Namun, nyatanya menjelang habis masa perpanjangan status siaga Karhutla muncul lagi titik hotspot.

"Personil kita terjunkan kembali karena muncul lagi hotspotnya, inilah kita menyadari bahwa Kubah Gambut ada disini dan muncul lagi pasca ada hujan buatan dan alami yang terjadi di Sumsel. Makanya, inilah yang akhirnya kita putuskan untuk diperpanjang," terangnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Kemarau Hotspot BMKG Sumsel

Komentar