8 Okt 2019 17:05

Tak Bisa Penuhi Tuntutan Driver, Driver Berniat Segel Kantor Gojek di Palembang

Tak Bisa Penuhi Tuntutan Driver, Driver Berniat Segel Kantor Gojek di Palembang

Kaganga.com, Palembang - Setelah massa aksi menunggu cukup lama, perwakilan dari PT GI (Gojek Palembang), aksi unjuk rasa dari Ratusan Driver ojek dan Taksi Online dari PT Gojek Indonesia (GI) di Palembang, akhirnya menemui massa aksi.

David selaku BM PT GI Palembang yang menemui pengunjuk rasa menanggapi tuntutan dari masa aksi, David menjelaskan bahwa pihaknya tak bisa perjuangkan janjinya kepada para driver terkait turunnya insentif driver yang telah terjadi kemarin.

"Terkait aspirasi teman-teman pihak manajemen Gojek Indonesia sangat-sangat berusaha mencari jalan tengahnya usaha-usaha tersebut diantaranya pihak gojek berusaha membuat program khusus di kota Palembang khususnya teman-teman driver gocar Palembang,"ujar David, Selasa (8/10/2019)  

Ia menjelaskan bahwa adanya program tersebut dapat memancing konsumen pengguna gocar bertambah, berikut programnya

  1. Pemberian voucer kepada konsumen 
  2. Gocar, dapat menambah penghasilan driver yang ada di Sumsel, karena konsumen gocar di Bumi Sriwijaya dominan lebih dari 4 orang. 

Humas PT GI Palembang, Tengku Pavinandra atau yang akrab disapa Andri mengatakan bahwasanya sosialisasi kepada driver telah dilakukan jauh-jauh hari. 

"Dua minggu telah yang lalu sudah kita sampaikan kepada para driver melalui kopdar-kopdar. Dan perlu diingat permasalahannya kan adalah insentif atau dinamakan bonus tidak asa peraturan seperti itu yang mewajibkan perusahaan,"kata Andri 

Dari tanggapan ini, masa aksi merasa kecewa atas tanggapan yang diberikan. Masa sempat ricuh mendengar pernyataan tersebut dan mengancam akan menyegel kantor tersebut.  

"Nanti kita segel kantor, tidak ada kata lain kami tetap menolak, langkah terakhir akan kami segel kantor Gojek di Palembang," ujar koordinator aksi Dedi Kurniawan.  

Tambah dia, pihak aplikator baik Gojek ataupun aplikator lain selama ini tidak pernah transparansi dalam pengambilan keputusan keputusan dari pihak aplikator. Mereka merasa sebagai mitra tidak pernah dilibatkan. 

"Kami menuntut tiga hal, kami minta prikemanusiaan pihak aplikator terhadap kebijakan, hak kedua hak status kami sebagai mitra dimana kami sebai driver menjalankan transportasinya, ketiga kami meminta aplikator menerapkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ini yang kami perjuangkan," jelas dia. 

Tambah dia, pihaknya sementara ini akan melakukan Mogok Oprasi, mogok ini akan dilakukan sampai tuntutan ini di terima.   "Hal yang kita inginkan di Palembang bukan hanya pemberhentian oprasi kantor tapi juga dilapangan. Tapi akan tetap bertahan sampai tuntutan di terima," tukasnya. 

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Gojek Indonesia Palembang

Komentar